Satpol PP Amankan 5 Pria Pengolah Ikan Sapu-Sapu di Pasar Baru untuk Bahan Siomai

Media Indonesia
25/4/2026 21:20
Satpol PP Amankan 5 Pria Pengolah Ikan Sapu-Sapu di Pasar Baru untuk Bahan Siomai
5 orang pria ditangkap karena kedapatan menjual daging ikan sapu-sapu di bantaran anak Kali Ciliwung, kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat(Antara Foto)

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawah Besar mengamankan lima orang pria yang kedapatan tengah mengolah ikan sapu-sapu hasil tangkapan dari bantaran anak Kali Ciliwung, kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026). Daging ikan tersebut rencananya akan dijual sebagai bahan baku pembuatan siomai di wilayah Cikarang, Bekasi.

Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang merasa curiga dengan aktivitas kelima pria tersebut di pinggir kali. Saat didatangi petugas, mereka sedang menyiangi ikan sapu-sapu untuk diambil daging dan telurnya, sementara kulitnya dibuang sembarangan di lokasi sekitar.

Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, menegaskan bahwa tindakan tegas diambil guna mencegah peredaran pangan yang tidak layak konsumsi. Seluruh barang bukti berupa daging ikan sapu-sapu langsung disita dan dimusnahkan di tempat.

"Semua kita musnahkan dengan cara dikubur. Kami juga meminta mereka untuk tidak menjual daging ikan sapu-sapu untuk dijadikan siomai karena sangat berbahaya bagi kesehatan," ujar Darwis dalam keterangannya, Sabtu (25/4).

Bahaya Logam Berat

Langkah pemusnahan ini dilakukan mengingat habitat ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta, khususnya Kali Ciliwung, memiliki tingkat polusi yang tinggi. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan pemakan segalanya (detritivor) yang mampu bertahan hidup di air tercemar, namun dagingnya berpotensi besar mengandung akumulasi logam berat seperti merkuri dan timbal.

Identitas Pelaku

Berdasarkan pemeriksaan petugas, kelima pria tersebut merupakan warga asal Cikarang, Kabupaten Bekasi. Mirisnya, dari lima orang yang diamankan, hanya satu orang yang mampu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepada petugas, mereka mengaku bahwa daging ikan tersebut akan dibawa ke Cikarang untuk disetorkan kepada pengepul bahan baku siomai. Sementara itu, bagian telur ikan digunakan sendiri sebagai umpan memancing.

"Kami mengamankan lima pria yang bekerja sebagai pencari serta penjual daging ikan sapu-sapu ini. Mereka biasanya beraksi saat debit air kali sedang surut untuk memudahkan penangkapan," tambah Darwis.

Satpol PP mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam membeli jajanan dan melaporkan jika melihat aktivitas serupa di bantaran sungai guna menjaga keamanan pangan warga Jakarta dan sekitarnya. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya