Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANGGALA Agni sebagai garda terdepan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan memiliki peran penting. Karenanya, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK tingkatkan kemampuan dan kapasitas SDM melalui Bimbingan Teknis Mekanik Pompa dan Manajemen Gudang bagi Manggala Agni dari tiga provinsi yaitu Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Bimtek dilaksanakan di Banjar Baru dan Banjar, Kalimantan Selatan.
Kepala Balai PPI Wilayah Kalimantan Yudho Sekti Mustiko mengatakan bahwa Manggala Agni sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan pengendalian karhutla di tingkat tapak perlu memiliki respon yang cepat dan terukur untuk mencegah terjadinya kebakaran, segera memadamkan sedini mungkin serta mengurangi dampak kerugian yang lebih besar.
“Melalui Bimbingan Teknis Mekanik Pompa dan Manajemen Gudang, Manggala Agni dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan terkait penggunaan dan pemeliharaan peralatan pemadaman karhutla, mesin pompa, serta manajemen gudang peralatan pemadaman yang mana aspek-aspek ini juga termasuk bagian dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja di lapangan,” ujar Yudho, Jumat (28/6).
Baca juga : Kendati El Nino, Tahun 2023 KLHK Berhasil Menekan Karhutla 30,80%
Yudho menjelaskan bahwa ketersediaan sarpras dalkarhutla dengan kondisi baik dan siap pakai merupakan salah satu modal keberhasilan dalam sebuah operasi pemadaman. Tenaga mekanik dan pengelola gudang memegang peranan penting dalam menjaga umur pakai sarana dan prasarana dalkarhutla serta memastikanya bisa digunakan sewaktu waktu ketika dibutuhkan.
“Manajemen pergudangan termasuk maintenance peralatan mekanik yang efektif dan efisien akan berdampak pada pengelolaan sarpras yang baik dan peningkatan kecepatan penanganan karhutla di lapangan. Bimtek Mekanik Pompa dan Manajemen Gudang ini diselenggarakan untuk membekali SDM Manggala Agni sehingga memiliki kompetensi dalam manajemen gudang dan peralatan, dengan mempedomani SOP Kegiatan Pengendalian Karhutla yang mengacu pada Perdirjen PPI Nomor P.12/PPI/SET/KUM.1/12/2020,” terang Yudho.
Sementara itu, Direktur Penghimpunan dan Pengembangan Dana Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Endah Tri Kurniawaty menyampaikan bahwa dalam rangka upaya penurunan emisi dari sektor karhutla, diperlukan peran Manggala Agni sebagai garda terdepan dalam pengendalian karhutla, salah satunya dalam melakukan maintenance sarana prasarana pengendalian karhutla.
“Upaya pengendalian karhutla dan penurunan emisi yang telah dilakukan di lapangan selama ini memberikan insentif bagi Indonesia berupa pendanaan dari multilateral fund, Green Climate Fund. Dana insentif ini didistribusikan ke berbagai penerima manfaat salah satunya Balai PPI yang dananya dikelola oleh BPDLH dengan KLHK sebagai pemangku program. Kami berharap upaya pengendalian perubahan iklim dapat terus ditingkatkan untuk mencapai FOLU Net Sink 2030,” pungkas Endah.
Pengajar pada Bimbingan Teknis Mekanik Pompa dan Manajemen Gudang bagi Manggala Agni merupakan tenaga ahli di bidang pengendalian karhutla yang berasal dari Direktorat PKHL, teknisi dari penyedia peralatan dalkarhutla dan instruktur Manggala Agni terlatih. Materi yang diberikan meliputi teori dasar pengendalian karhutla, manajemen gudang dan Daops Manggala Agni, penggunaan, pemeliharaan, dan manajemen peralatan pengendalian karhutla, serta penggunaan, pemeliharaan, dan perbaikan pompa pemadam karhutla.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved