Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Kereta Api Indonesia ( PT KAI) (Persero) Didiek Hartantyo, mengajak generasi muda untuk ikut membangun kereta api menjadi transportasi masa depan. Dukungan dari generasi muda sangat penting dalam perkembangan dan inovasi yang terus dilakukan KAI.
"Saya berharap talenta muda mau bergabung bersama kereta api, membawa kereta api menjadi transportasi masa depan," ujarnya dalam acara KAI Goes to Campus di Universitas Indonesia (UI), Selasa (21/5).
Peran generasi muda menurut Didiek sangatlah penting. Selain jumlah penumpang milenial yang terus meningkat, generasi muda juga merupakan generasi masa depan yang akan mewujudkan visi Indonesia Emas di 2045.
Baca juga : PT KAI Percepat Waktu Tempuh Kereta untuk Tingkatkan Layanan
"Sekarang naik kereta bukan hanya kebutuhan biasa tapi sudah ke user experiences Transportasi ke depan bebarabasis kereta api, tidak ada bangsa modern yang kereta tidak maju.
Kita menuju Indonesia Emas yang pertumbuhan ekonominya bisa di atas 6%. Itu didukung dengan dengan generasi muda kita yang mau membangun transportasi modern," kata dia.
Direktur Kerja Sama UI, Toto Pranoto mengatakan bahwa KAI dan UI memiliki sejarah panjang dalam berkolaborasi. KAI telah menghadirkan layanan transportasi yang mudah bagi civitas akademika UI dengan adanya Stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina.
Baca juga : PT KAI Ajak Masyarakat Selalu Naik Kereta Api, Apa Alasannya?
"Saya kira kerja sama UI dengan KAI sudah cukup panjang jadi kehadiran fisik berupa stasiun di lingkungan UI itu sangat membantu mobilitas seluruh civitas akademika UI yang terdiri dari berbagai macam penjuru jabodetabek," ucapnya.
Menurut Toto, UI sebagai partner KAI memiliki resources yang cukup di bidang sains. Hal itu bisa dimaksimalkan untuk mendukung inovasi-inovasi yang dilakukan KAI.
"Klaster sains itu nanti bisa dibuatkan kerja sama riset yang paling memungkinkan antara UI dengan KAI. Kami di sini banyak resources yang bisa dipakai," ucapnya.
Baca juga : Uji Coba LRT Jabodebek Dihentikan Sementara, Ini Permasalahan yang Dicatat MTI
Dia pun mengapresiasi transformasi yang tengah dijalani KAI saat ini. Pelayanan KAI terus berkembang dan hal itu tidak terlepas dari kepemimpinan dan manajemen di KAI yang terus melakukan inovasi-inovasi.
Untuk bisa terus menjaga keberlanjutan perusahaan, tentu KAI harus mengembangkan bisnisnya. Kereta api juga tidak bisa berdiri sendiri dalam beberapa hal seperti pembangunan infrastruktur yang menjadi kewajiban pemerintah.
"Saya kira ini masih ada beberapa hal yang bisa kita kerja samakan misalnya riset terkait perkembangan produk, soal tarif, cusoremer dan lainnya. Kami di UI bisa mendukung," kata dia.
Baca juga : Rekor, KAI Commuter Line Yogyakarta Layani 46.811 Penumpang Sehari
Sementara itu, Brand Ambassador KAI Maudy Ayunda mengajak generasi muda untuk ikut menikmati pelayanan di KAI yang makin modern. Paling tidak para kaum milenial juga aware bahwa kereta api merupakan sarana transportasi masa depan.
Dikisahkannya, saat kecil Maudy sering naik kereta api Jakarta-Surabaya bersama keluarga. Banyak hal-hal menarik yang bisa dinikmati sehingga saat ini dirinya masih ingin menggunakan kereta api sebagai salah satu sarana transportasi.
"Aku pernah naik kereta ke Surabaya ada pengalaman masa kecil itu sangat indah. Suka naik kereta karena takut terbang. Akau tuh suka ketakutan terbang jadi aku selalu cari opsi naik kereta," terangnya.
Maudy merasa bangga dengan berbagai perkembangan dan inovasi yang dilakukan KAI saat ini. Menurutnya, kereta api tidak sekadar moda transportasi umum bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, kereta api memberi pengalaman berbeda bagi semua penumpang.
"Mudah-mudahan ditingkatkan terus pelayanannya, kenyamanannya dan inovasi sih bergerak dengan jamannya. Mudah-mudahan aku bisa membantu kerwta api bisa jadi pilihan bagi anak muda, paling gak aware tentang experience yang menyenangkan," tandasnya. (Z-6)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data detail 130 perlintasan sebidang tak terjaga di wilayah Daop 1 Jakarta dari PT KAI.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Insiden tabrakan antara kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh KA Argo Bromo Anggrek yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka memicu perhatian serius terhadap tata kelola.
MTI menilai kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur jadi momentum perkuat prinsip 3E (Engineering, Enforcement, Education) demi keselamatan perlintasan sebidang.
Update kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka. Korban tewas dibawa ke RS Polri untuk identifikasi.
Tanggung jawab atas kecelakaan transportasi bersifat kompleks dan melibatkan berbagai aspek antara lain faktor operasional, teknis, sistem keselamatan, hingga pengawasan internal.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Tren mobilitas korporasi kini tidak lagi semata berfokus pada efisiensi dan keandalan, tetapi juga semakin menekankan aspek keberlanjutan.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan reaktivasi 14.000 km jaringan kereta api hingga 2045 dengan kebutuhan anggaran Rp1.200 triliun, fokus di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
KEMENTERIAN Perhubungan terus mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi nasional, khususnya di kawasan perkotaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved