Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Insiden tabrakan antara kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh KA Argo Bromo Anggrek yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka memicu perhatian serius terhadap tata kelola keselamatan transportasi perkeretaapian nasional. Peristiwa ini tidak hanya menjadi tragedi kemanusiaan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas manajemen operasional dan sistem keselamatan yang diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menyampaikan duka mendalam dan keprihatinan atas jatuhnya korban meninggal dan luka luka dalam kecelakaan kereta tersebut. Firnando menilai bahwa insiden ini merupakan indikasi kuat adanya kegagalan sistemik dalam manajemen operasional yang seharusnya mampu mencegah tabrakan antar kereta di jalur yang sama.
Ia menilai, salah satu aspek paling krusial yang harus dievaluasi adalah sistem KRL tidak mampu mendeteksi keberadaan kereta yang sedang berhenti di depannya.
“Dalam sistem perkeretaapian modern, keberadaan teknologi seperti automatic signaling, train protection system, hingga fail-safe mechanism seharusnya dapat mencegah terjadinya tabrakan, bahkan dalam kondisi human error sekalipun. Ketidakmampuan sistem dalam mengantisipasi kondisi tersebut menunjukkan adanya celah serius dalam integrasi teknologi dan pengawasan operasional,” ucap dia dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (28/4).
Lebih lanjut, Firnando menyoroti tanggung jawab manajerial di tingkat tertinggi, termasuk Direktur Utama KAI. Firnando menegaskan bahwa dalam perspektif tata kelola BUMN, kegagalan yang berdampak fatal seperti ini tidak dapat semata-mata dibebankan pada level teknis di lapangan.
“Ada pertanyaan mendasar mengenai efektivitas pengawasan, kesiapan sistem keselamatan, serta standar operasional yang diterapkan. Ini adalah tanggung jawab manajemen puncak, kami mendesak dirut KAI untuk mengudurkan diri” tegasnya.
Firnando juga menilai bahwa kejadian ini mencerminkan lemahnya implementasi manajemen keselamatan yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam industri transportasi publik. Ia menekankan bahwa keselamatan tidak boleh hanya menjadi formalitas administratif. Itu harus terintegrasi dalam setiap lini operasional, mulai dari perencanaan perjalanan, pengaturan sinyal, hingga pengendalian lalu lintas kereta secara real-time.
Selain itu, ia mendorong dilakukannya audit menyeluruh terhadap manajemen operasional KAI, termasuk evaluasi terhadap sistem komunikasi antar stasiun, prosedur pemberhentian darurat, serta keandalan teknologi deteksi dan pengendalian kereta.
Menurutnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) harus transparan dalam melakukan investigasi atas tabrakan kereta Bekasi tersebut. Itu harus dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Firnando menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi momentum bagi KAI untuk melakukan reformasi serius dalam sistem keselamatan transportasi. Dengan meningkatnya volume penumpang dan frekuensi perjalanan kereta, kebutuhan akan sistem yang lebih canggih, responsif, dan berlapis menjadi tidak terelakkan.
“Keselamatan publik adalah prioritas utama. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini,” pungkasnya. (E-3)
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Jumlah korban dalam insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) mencapai 106 orang.
Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, mendesak Pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap manajemen taksi listrik Green SM menyusul kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Imbas evakuasi kecelakaan di Bekasi Timur, 14 perjalanan KA di Daop 6 Yogyakarta dibatalkan per 29 April. Simak daftar KA dan prosedur refund tiket 100%.
Dampak kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi meluas. KAI Daop 2 Bandung batalkan sejumlah perjalanan KA Argo Parahyangan dan Pangandaran hari ini.
Presiden Prabowo Subianto meminta investigasi segera dilakukan terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka.
Update kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka. Korban tewas dibawa ke RS Polri untuk identifikasi.
Update terbaru kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 korban meninggal dunia dan 84 luka-luka. KAI pastikan seluruh biaya ditanggung asuransi.
Transjakarta kerahkan 4 bus shuttle rute Stasiun Bekasi Timur-Bekasi dengan tarif normal guna bantu mobilisasi penumpang pasca-kecelakaan kereta.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi guna menjenguk korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved