14 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Polri

Insi Nantika Jelita
28/4/2026 09:43
14 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Polri
ilustrasi(Antara)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengonfirmasi jumlah korban dalam insiden tabrakan hebat antara kereta api (KA) jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4). Hingga Selasa (28/4) pagi, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa data terbaru hingga pukul 08.45 WIB menunjukkan eskalasi jumlah korban jiwa. Seluruh korban meninggal dunia saat ini telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi medis.

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujar Bobby dalam keterangan resminya, Selasa (28/4).

Penanganan Medis dan Sebaran Korban Luka

Selain korban jiwa, sebanyak 84 korban luka-luka telah dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya untuk mendapatkan perawatan intensif. Berikut adalah daftar rumah sakit yang menangani para korban:

  • RSUD Bekasi
  • RS Bella Bekasi
  • RS Primaya
  • RS Mitra Plumbon Cibitung
  • RS Bakti Kartini
  • RS Siloam Bekasi Timur
  • RS Hermina
  • RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat

KAI memastikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan oleh petugas. Barang-barang tersebut kini berada di layanan lost and found dan sedang didata bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi pemilik.

Layanan Informasi dan Operasional Stasiun

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI telah mendirikan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Fasilitas ini disediakan untuk membantu pihak keluarga yang ingin mencari informasi terkait kondisi korban maupun keberadaan penumpang.

Informasi Kontak Darurat:
Keluarga korban dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan informasi terkini secara resmi.

Terkait operasional perjalanan, Stasiun Bekasi Timur untuk sementara waktu belum melayani naik dan turun penumpang. Perjalanan KRL Commuter Line hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi. Namun, jalur hilir dilaporkan telah mulai dibuka untuk operasional kereta api dengan pengaturan kecepatan terbatas.

Duka Cita Mendalam dan Komitmen Penanganan

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf dan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Ia menegaskan fokus utama perusahaan saat ini adalah penanganan korban dan pendampingan keluarga.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” tutur Anne.

Di sisi lain, Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan bersama KAI, Basarnas, dan instansi terkait terus melakukan penanganan intensif di lapangan. Pemerintah berjanji akan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya