130 Perlintasan Sebidang Daop 1 Jakarta tak Terjaga, Rano Karno Tunggu Data

Mohamad Farhan Zhuhri
29/4/2026 19:01
130 Perlintasan Sebidang Daop 1 Jakarta tak Terjaga, Rano Karno Tunggu Data
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.(MI/Mohammad Farhan Zhuhri)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data detail mengenai sebaran lokasi perlintasan sebidang di Jakarta yang tidak memiliki penjagaan. Hal ini merespons data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta yang mencatat ratusan titik rawan kecelakaan tanpa palang pintu dan pos pengamanan.

Berdasarkan data PT KAI, terdapat 423 titik perlintasan sebidang di wilayah operasional Daop 1 Jakarta yang membentang dari Banten hingga Cikampek. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 titik masuk dalam kategori perlintasan tidak terjaga.

“Saya belum dapat data tentang pintu (palang perlintasan) kan? Belum, saya belum dapat data berapa banyak pintu yang tidak terjaga (Jakarta),” ujar Rano Karno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/4).

Rano mengakui bahwa Jakarta memiliki jumlah perlintasan kereta api yang sangat banyak dibandingkan daerah lain. Namun, ia menekankan perlunya verifikasi mengenai standar keamanan di setiap titik tersebut.

“Tapi maaf, barangkali kalau palang atau pintu itu pasti Jakarta jauh lebih banyak daripada wilayah yang lain. Tapi apakah pintu itu ada yang jaga itu memang kita mesti pertanyakan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa perlintasan tanpa penjagaan, sirine, dan palang pintu menjadi perhatian serius karena risiko kecelakaan yang tinggi. Dari 423 perlintasan, hanya 293 titik yang telah dilengkapi penjagaan.

“Perlintasan yang tidak ada penjaganya serta tidak dilengkapi alat pengamanan seperti palang pintu, sirine, dan perangkat keselamatan lainnya menjadi perhatian serius,” kata Franoto.

KAI mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah daerah terkait untuk mempercepat transformasi perlintasan sebidang menjadi perlintasan tidak sebidang, seperti flyover atau underpass. Saat ini, baru terdapat 118 perlintasan tidak sebidang di wilayah Daop 1.

“Kami mendukung Pemda untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga, dengan cara mengubahnya menjadi perlintasan tidak sebidang, atau minimal dilengkapi peralatan pengamanan dan penjaganya,” tegas Franoto. 

Data Perlintasan Sebidang Daop 1 Jakarta (April 2026):

  • Total Perlintasan Sebidang: 423 Titik
  • Perlintasan Terjaga: 293 Titik
  • Perlintasan Tidak Terjaga: 130 Titik
  • Perlintasan Tidak Sebidang (Flyover/Underpass): 118 Titik. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya