Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim penghujan, Anda diingatkan untuk mewaspadai flu dan batuk yang meningkat. Suhu udara yang menurun akan membuat virus serta bakteri berkembang biak dengan cepat. Flu muncul ketika virus menginfeksi hidung dan tenggorokan. Terkena flu tidaklah berbahaya dan bisa langsung sembuh sendirinya.
Virus flu dapat menyerang ketika kondisi badan tidak stabil. Padatnya aktivitas dapat menjadi salah satu faktornya. Alih-alih mengobati flu dengan obat yang beredar dipasaran, lebih baik jika mencoba beberapa cara alami dan bisa dilakukan di rumah.
Baca juga: Indonesia Waspadai Wabah Pneumonia Baru dari Tiongkok
Konsumsi Sup Ayam
Semangkuk sup hangat dapat membantu melegakan tenggorokan dan hidung, serta membersihkan lendir. Sup ayam dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kaldu pada sup ayam akan menjadi nutrisi bagi tubuh.
Menghirup Uap
Mengutip sumber Everyday Health, menghirup uap dapat melembabkan tenggorokan, saluran hidung, serta dapat membersihkan dari lendir. Didihkan air, kemudian masukkan ke dalam ember atau bak mandi. Udara yang menguap dapat dihirup hingga 10 menit.
Baca juga: Nebulisasi tidak Bermanfaat untuk Selesma
Berkumur air garam
Berkumur dengan air garam dapat meredakan tenggorokan dan membersihkan lendir akibat flu. Sangat mudah membuatnya, siapkan garam setengah sendok teh garam campurkan dengan 200 mili air hangat, berkumur selama 10–30 detik, setalah itu bilas.
Konsumsi Vitamin C dan Vitamin D3
Mengonsumsi buah jeruk akan kaya vitamin C secara rutin dapat memperkuat imun tubuh. Bagi mereka yang terkena flu dapat mengkonsusi suplemen vitamin, terutama vitaman C dan Vitamin D3 setidaknya 1000mg setiap harinya.
Kandungan antioksidan pada vitamin C dapat melindungi sel-sel tubuh dari zat berbahaya. Namun, mengkonsumsi vitamin C secara berlebih sangat tidak dianjurkan. Jumlah dosis 2000 mg dapat menyebabkan sakit perut, diare, serta jarang menyebabkan batu ginjal.
Vitamin D3 berguna untuk kekebalan dalam melawan virus. Sama halnya seperti vitamin C, jika mengkonsumsi berlebih akan ada efek samping, seperti penumpukan kalsium dalam darah, dapat menyebabkan mual, muntah, lemas, dan sering buah air kecil. Toksisitas vitamin D3 menyebabkan nyeri tulang dan ginjal.
Mengonsumsi Zinc
Mengonsumsi zinc dalam tiga hari pertama setalah timbul gejala flu dapat menyembuhkan flu dengan cepat. Zinc berfungsi dalam membentuk pertahanan dalam melawan infeksi virus pada tubuh.
Mengonsumsi Madu
Madu terbukti efektif dalam penyembuhan flu dan batuk bagi orang dewasa maupun anak-anak. Perlu diingat madu dilarang diberikan kepada bayi dibawah satu tahun, hal ini akan menyebabkan botulisme bayi.
Minum Air Hangat
Minum air hangat berguna mencegah dehidrasi, meringankan hidung tersumbat, dan membuat rileks selaput yang meradang dan tidak nyaman. Minum air hangat bisa meminumnya secara langsung atau dicampurkan dengan teh herbal agar segera melegakan hidung serta tenggorokan.
Tidur dengan posisi bantal ekstra di bawah kepala
Lipat bantal menjadi dua atau susun dua buah bantal letakkan dibawah kepala agar posisi kepala terangkat. Posisi kepala ini akan membantu meringankan hidung tersumbat.
Agar tidak terkena flu pada musim hujan di tengah padatnya aktivitas, jangan lupa untuk menjaga kesehatan, makan makanan sehat, serta mengkonsumsi vitamin. Sedia jas hujan dan payung ketika hujan melanda. (Z-1)
KESADARAN terhadap pencegahan penyakit menular dinilai perlu terus diperkuat, terutama untuk penyakit infeksi saluran pernapasan seperti influenza yang masih kerap terjadi di Indonesia.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus flu utama. Simak manfaat dan efektivitasnya bagi kesehatan tubuh.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria ingatkan pentingnya nutrisi dan imunitas hadapi ancaman El Nino Godzilla yang diprediksi BMKG terjadi pada 2026.
Antibiotik tidak selalu diperlukan untuk batuk. Ketahui kapan batuk butuh antibiotik, tanda bahaya, dan cara penanganan yang tepat.
Berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved