Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengeluarkan rekomendasi terbaru terkait penyesuaian komposisi vaksin influenza global. WHO menyarankan transisi penggunaan dari vaksin influenza quadrivalent (QIV) kembali ke vaksin influenza trivalent (TIV). Langkah ini diambil berdasarkan bukti ilmiah terkini mengenai dinamika sirkulasi virus flu di seluruh dunia.
Rekomendasi transisi ini menjadi landasan bagi PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usahanya, PT Kalventis Sinergi Farma (Kalventis), untuk menghadirkan vaksin influenza trivalent di Indonesia. Penyesuaian ini dinilai krusial untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat tetap relevan dengan ancaman virus yang benar-benar ada di lapangan.
Selama lebih dari satu dekade, vaksin quadrivalent dikembangkan untuk mencakup empat galur virus: dua galur influenza A (H1N1 dan H3N2) serta dua galur influenza B (Victoria dan Yamagata). Namun, data surveilans global menunjukkan perubahan signifikan sejak pandemi COVID-19 dimulai.
MI/HO--Peluncuran vaksin influenza trivalent dari PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usahanya, PT Kalventis Sinergi Farma (Kalventis),“Sejak 2020, virus B/Yamagata tidak ditemukan lagi di seluruh dunia. Oleh karena itu, pada 2023, WHO menilai bahwa keberadaan komponen virus B/Yamagata dalam vaksin tidak diperlukan lagi,” ujar Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si., selaku Satgas Imunisasi IDAI.
Penghapusan komponen yang sudah tidak bersirkulasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan respons imun tubuh terhadap galur virus yang masih aktif mengancam masyarakat saat ini.
| Aspek | Vaksin Quadrivalent (Lama) | Vaksin Trivalent (Rekomendasi Baru) |
|---|---|---|
| Jumlah Galur | 4 Galur Virus | 3 Galur Virus |
| Komposisi Virus B | Victoria & Yamagata | Hanya Victoria |
| Status Epidemiologi | Yamagata masih ditemukan | Yamagata dinyatakan tidak bersirkulasi |
| Tujuan Utama | Perlindungan Luas (General) | Optimalisasi & Efisiensi (Targeted) |
Transisi ini sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai tingkat perlindungan. Namun, para ahli menegaskan bahwa vaksin influenza trivalent memiliki profil imunogenisitas, efektivitas, dan keamanan yang sebanding dengan versi quadrivalent.
Prof. Soedjatmiko menambahkan bahwa efektivitas vaksin sangat bergantung pada kesesuaian antigen dengan virus yang beredar. Dengan hilangnya Yamagata, penggunaan vaksin trivalent justru menjadi bentuk optimalisasi vaksin sesuai bukti ilmiah terbaru tanpa mengurangi kualitas perlindungan bagi bayi, anak-anak, hingga lansia.
Selain faktor ilmiah, rekomendasi WHO untuk kembali ke vaksin trivalent juga membawa dampak positif dari sisi aksesibilitas. Vaksin TIV memiliki nilai ekonomis yang lebih baik dibandingkan QIV. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan vaksinasi rutin setiap tahun, mengingat influenza tetap menjadi ancaman serius dengan risiko kematian global mencapai 650.000 jiwa per tahun.
“Sebagai perusahaan farmasi yang berlandaskan sains, Kalventis bersama Kalbe menghadirkan solusi kesehatan yang selaras dengan rekomendasi WHO. Kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia mendapatkan perlindungan optimal dengan cara yang lebih efisien,” tutup Vidi Agiorno, Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma. (Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
KESADARAN terhadap pencegahan penyakit menular dinilai perlu terus diperkuat, terutama untuk penyakit infeksi saluran pernapasan seperti influenza yang masih kerap terjadi di Indonesia.
Vaksin influenza trivalen memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus flu utama. Simak manfaat dan efektivitasnya bagi kesehatan tubuh.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved