Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan regulasi terbaru mengenai persyaratan kesehatan bagi calon jamaah haji 2026. Fokus utama dalam aturan ini adalah kewajiban vaksinasi tertentu guna memastikan perlindungan maksimal bagi jamaah saat berada di Tanah Suci.
Ahli Gizi sekaligus Dosen Kesehatan Masyarakat dari Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menjelaskan bahwa terdapat dua jenis vaksin yang bersifat wajib. Pertama adalah vaksin meningitis meningokokus ACWY, dan kedua adalah vaksin polio.
"Vaksin meningitis bertujuan melindungi jamaah dari radang selaput otak yang sangat mudah menular di tengah kerumunan massa," ujar Rita saat dihubungi di Jakarta, Rabu (7/4/2026).
Rita menambahkan bahwa vaksin meningitis harus diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Sementara itu, vaksin polio menjadi syarat khusus bagi jamaah asal Indonesia karena status Indonesia yang masih dalam pantauan terkait kasus polio secara global.
Berikut adalah rincian vaksinasi yang harus diperhatikan oleh calon jamaah haji berdasarkan regulasi terbaru:
| Jenis Vaksin | Status | Ketentuan Waktu |
|---|---|---|
| Meningitis ACWY | Wajib | Minimal 10 hari sebelum berangkat (berlaku hingga 5 tahun). |
| Polio (nOPV2) | Wajib | 1 dosis, diberikan 4 minggu hingga 12 bulan sebelum berangkat. |
| Influenza & Pneumonia | Opsional | Sangat dianjurkan untuk daya tahan tubuh. |
| Covid-19 | Opsional | Dianjurkan sebagai proteksi tambahan. |
Selain pemenuhan vaksinasi, Dr. Rita Ramayulis menekankan pentingnya manajemen pola hidup sehat agar jamaah tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah yang menguras fisik. Beberapa poin penting yang disarankan antara lain:
Dengan kombinasi vaksinasi yang lengkap dan pola hidup yang terjaga, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat beribadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat. (Ant/Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved