Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN terhadap pencegahan penyakit menular dinilai perlu terus diperkuat, terutama untuk penyakit infeksi saluran pernapasan seperti influenza yang masih kerap terjadi di Indonesia. Perubahan musim yang tidak menentu sering kali menjadi pemicu meningkatnya kasus flu, termasuk pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, influenza masih menjadi salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang cukup sering ditemukan. Gejalanya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot hingga kelelahan berat. Pada kelompok dengan daya tahan tubuh lemah atau memiliki penyakit penyerta, influenza berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia.
Dalam konteks tersebut, edukasi mengenai pentingnya vaksinasi tahunan menjadi bagian penting dari upaya preventif. Vaksin influenza dinilai mampu membantu tubuh membentuk perlindungan terhadap virus yang terus bermutasi setiap tahun.
Upaya meningkatkan literasi kesehatan sekaligus memperluas akses vaksinasi dilakukan melalui kegiatan vaksinasi influenza dan talkshow kesehatan yang digelar di Dragon Yogyakarta, Minggu (26/4). Kegiatan ini diikuti warga RW 25 Kelurahan Siduadi, Yogyakarta, dengan antusiasme tinggi.
Selain mendapatkan vaksin influenza yang difasilitasi tenaga medis dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta, peserta juga mengikuti sesi edukasi mengenai pentingnya vaksinasi sebagai langkah perlindungan diri.
Dalam sesi talkshow, dokter dari RS Siloam Yogyakarta, dr. Sri Haryati, MKK menjelaskan bahwa vaksin influenza sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tahun, khususnya bagi kelompok rentan.
“Vaksin influenza sangat penting dilakukan secara rutin setiap tahun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit penyerta. Dengan vaksinasi, tubuh memiliki perlindungan yang lebih baik sehingga risiko terkena influenza berat dapat diminimalkan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga disertai dengan penyaluran bantuan alat cek kesehatan untuk posyandu di sekitar lokasi acara. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemantauan kesehatan rutin bagi ibu dan anak serta warga lanjut usia di lingkungan setempat.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui program berkelanjutan.
“Melalui kegiatan vaksinasi influenza dan talkshow kesehatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit sejak dini. Penyerahan alat cek kesehatan untuk posyandu juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Salah satu peserta, Siti, 42, mengaku terbantu dengan adanya program vaksinasi influenza gratis tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini memudahkan masyarakat untuk menjaga kesehatan keluarga sekaligus memperoleh informasi langsung dari tenaga medis.
Kegiatan yang digelar oleh Holywings Peduli ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial di bidang kesehatan yang menyasar komunitas. Diharapkan, melalui edukasi dan akses vaksinasi yang lebih luas, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan diri dari influenza dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan tangguh terhadap penyakit menular. (E-4)
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus flu utama. Simak manfaat dan efektivitasnya bagi kesehatan tubuh.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
Virus influenza terkenal cepat bermutasi. Itulah sebabnya vaksin flu musiman selalu disesuaikan dengan prediksi strain yang akan dominan setiap tahun.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Panduan lengkap cara mencegah Superflu (Influenza A H3N2 Subclade K) di tahun 2026. Mulai dari vaksinasi, protokol kesehatan, hingga tips imunitas.
Pahami alasan medis mengapa vaksin influenza diberikan setahun sekali, mulai dari mutasi virus hingga masa perlindungan antibodi dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved