Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN HPV penting diberikan kepada semua perempuan sejak usai dini untuk mencegah terjadinya kanker mulut rahim atau kanker serviks. Hal itu dikatakan dokterspesialis Obstetri dan Ginekologi Junita Indarti.
"Semua perempuan harus diberikan vaksinasi HPV. Bahkan lebih baik jika vaksinasi HPV diberikan sebelum kontak seksual, pada usia dini di bawah 14 tahun, antara 10 dan 14 tahun," ujar Junita, dikutip Jumat (14/4).
Dokter yang menamatkan pendidikan kedokteran umum dan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menambajkan kanker serviks, yang 99,7% disebabkan oleh virus human papiloma atau HPV bisa disegah melalui deteksi dini melalui pap semar atau inspeksi visual asal asetat (IVA).
Baca juga: Dokter Sebut tidak Ada Obat untuk Infeksi HPV
Saat ini, pemerintah telah mendorong pemberian vaksin HPV bagi semua perempuan dengan diutamakan bagi yang berusia di bawah 14 tahun.
Pemberian vaksin di usia dini itu dinilai dapat memberikan reaksi yang sangat baik dan hanya membutuhkan dua kali suntikan setahun. Bandingkan dengan jika di atas 14 tahun, vaksin perlu diberikan 3 kali dalam 6 bulan.
Baca juga: Vaksin HPV untuk Anak Efektif Cegah Kanker Serviks
Virus HPV, kata Junita, dapat berkembang dalam jangka waktu 3 hingga 20 thaun dan lebih dari 90% tanpa gejala. Sehingga, jika tidak dideteksi dini akan sangat disayangkan. (Ant/Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
KONSUMSI alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
KANKER merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Kepastian diagnosis adalah kunci keberhasilan terapi kanker. Mayapada Hospital hadirkan PET-CT dan SPECT-CT untuk hasil diagnosis yang akurat dan presisi.
Lonjakan kanker HPV pada pria mencapai 46% menurut CDC 2026. Kanker tenggorokan jadi ancaman utama, vaksin terbukti turunkan risiko hingga 50%.
Konser amal Greatest Love of All sukses digelar di TIM, mengumpulkan dana Rp60 juta untuk perluasan Rumah Singgah Lions bagi anak pejuang kanker.
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti BRIN menjadi formula kandidat antikanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved