Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Ir. Marwan me-launching serum antiaging nilam Aceh bernama Elgeena, pada Rabu (30/11). Ini merupakan produk inovasi dari Atsiri Research Center (ARC) USK di pabrik PT. Focustindo yang berada di Cileungsi, Jawa Barat.
Rektor USK Marwan, mengatakan, produk antiaging ini merupakan hasil kolaborasi riset dan bisnis dengan mitra USK yaitu PT. Focustindo. Kolaborasi ini kemudian diapresiasi dan didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui program Kedaireka.
Rektor menilai, antiaging merupakan produk skin care yang banyak diminati oleh konsumen, sehingga banyak perusahaan berlomba-lomba untuk membuatnya. Hal inilah yang mendorong USK untuk melakukan hilirisasi riset minyak nilamnya, sehingga tercipta antiaging bernama Elgeena ini.
Baca juga: Imunisasi Siswa SD Digalakkan lewat UKS
Menurut Rektor, kerja sama seperti ini sangat baik diterapkan. Karena kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri, akhirnya mampu meningkatkan nilai ekonomis produk berbasis komoditas unggulan daerah.
"Oleh karena itu, kami berharap program Kedaireka dapat terus mendukung inovasi USK menuju dunia industri," kata Marwan.
Direktur PT. Focustindo Sumardi turut menyambut baik atas launching produk inovasi USK tersebut. Menurut Sumardi, USK memiliki komitmen kuat serta didukung SDM yang berkompeten sehingga mampu mengoptimalkan komoditas unggulan nilam Aceh. Karena itulah, dirinya sangat mengapresiasi kerja sama riset dengan USK selama ini.
"Maka ketika ARC USK mengajak kami bekerja sama, kami langsung menyambutnya dengan baik. Dan akhirnya, Elgeena menjadi produk kosmetik pertama kami," tutur Sumardi.
Sedangkan Kepala Pusat Pengembangan Bisnis USK Dr. Syaifullah Muhammad mengatakan, produk inovasi ini memiliki beberapa keunggulan. Adapun brand Elgeena bermakna putih bercahaya. Nama ini dipilih karena pertimbangan aspek bahasa, scientific maupun selera pasar.
"Kita berharap produk Elgeena ini mendapat sambutan yang baik dari market," kata Saifullah.
Ditambahkannya, melalui program Kedaireka ini, USK juga telah melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang diikuti 60 mahasiswa dari berbagai prodi di USK. Mereka melaksanakan magang selama 4 bulan untuk mempelajari nilam from seed to seal, yaitu dari pembibitan hingga dijual ke konsumen. (H-3)
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved