Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK tujuh guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) dikabarkan mengundurkan diri untuk mengajar dan membimbing mahasiswa Program Studi Doktoral (S3) Manajemen. Ketujuh guru besar tersebut mundur lantaran menolak permintaan meluluskan mahasiswa yang dinilai tidak memenuhi persyaratan.
Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dikti-Ristek) Kemendikbud-Ristek Prof. Nizam mengatakan persoalan tersebut sudah diselesaikan oleh Rektor Unhas. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), Unhas harus menyelesaikan persoalannya tersebut secara mandiri.
"Sudah diselesaikan Rektor Unhas. Sebagai PTN Badan Hukum, mestinya Unhas memiliki mekanisme internal untuk penjaminan mutu dan resolusi konflik yang dapat dilakukan secara mandiri," ujar Nizam kepada Media Indonesia, Kamis (3/11).
Baca juga: Bahtiar Didaulat Jadi Anggota Dewan Kehormatan Ikaunhas
Nizam tidak menjelaskan secara detail proses penyelesaian masalah tersebut. Menurutnya, Dikti-Ristek selalu mendorong perguruan tinggi untuk semakin otonom dan akuntabel. Marwah perguruan tinggi harus tetap dijaga sebagai lembaga akademik yang melahirkan SDM unggul dan bermutu.
"Kita mendorong PT untuk semakin otonom dan akuntabel, melalui tata kelola yang sehat dan dewasa," imbuhnya.
Sebelumnya, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa mengaku sudah menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Pihaknya melakukan diskusi bersama para guru besar untuk mencari solusi.(OL-5)
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) dan meningkatnya tekanan isu lingkungan kini mulai mengubah wajah dunia teknik sipil.
Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar perempuan tepat di Hari Kartini, simbol emansipasi dan kepemimpinan intelektual perempuan.
Universitas Pelita Harapan (UPH) mengukuhkan lima guru besar baru untuk memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab tantangan strategis nasional.
Prof. Tanty Oktavia memaparkan pentingnya kolaborasi Human-AI dalam orasi ilmiahnya di BINUS University. Fokus pada sistem cerdas yang berorientasi manusia.
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved