Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyak orang tua yang kerap mengabaikan atau melupakan ungkapan pujian kepada anaknya.
Padahal, menurut psikolog anak dan sekolah Global Sevilla, Alva Paramitha, pujian dapat tingkatkan rasa percaya diri pada anak. Sedangkan percaya diri adalah bagian dari rasa percaya diri dan penting dimiliki anak.
"Berikan pujian yang tepat ketika anak-anak berhasil melakukan sesuatu. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri," ujar psikolog anak dan sekolah Global Sevilla, Alva Paramitha, saat webinar Conscious Parenting: Pola Asuh Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Masa Pandemi, kemarin.
Dia mengingatkan juga bahwa pujian dan kata-kata positif harus diucapkan secara tulus.
"Saran saya, secara tulus berikan kata positif kepada anak. Kita libatkan unsur hati kita saat kita berikan pujian," katanya.
Alva mengungkapkan, sejatinya orang tua merupakan observer yang baik terhadap anak-anaknya. Oleh karena itu, pola pengembangan anak tentunya harus sesuaikan dengan karakter dari masing-masing anak.
Baca juga : Program Australia-RI Dorong Cegah Pernikahan Anak di Tanah Air
Orang tua, kata Alva, harus memahami bahwa setiap anak tidak dapat diperlukan secara sama. Dicontohkan, ada anak yang dapat memahami ketika dinasihati, namun, ada juga anak-anak yang harus dinasihati dengan contoh-contoh, atau bahkan ada juga anak yang harus mengalami sendiri, sebagai proses belajarnya.
"Jadi kunci utamanya adalah pahami karakter anak ketika akan berikan reward dan konsekuensi (hukuman). Konsep parenting itu utamanya ada di kita," terangnya.
Dikatakan, nasihat dan hukuman atau konsekuensi harus diberikan sesuai porsi dan kebutuhan sang anak. "Karena konsekuensi itu tujuannya adalah untuk penguatan perilaku," sambung Alva.
Terakhir dia berkesimpulan bahwa tumbuh kembang anak harus menjadi perjalanan yang menyenangkan. Orang tua harus menjadi pendamping utama serta memiliki kualitas yang baik. Sehingga tumbuh kembangnya dapat selaras. (RO/OL-2)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved