Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah masifnya upaya promosi edukasi kesehatan anak dan keluarga yang dilakukan pemerintah, muncul laporan bahwa 12% dari 1.835 anak di Provinsi Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, dan Aceh mengalami gizi buruk, dan 23,7% mengalami gizi kurang.
Mirisnya lagi, sebanyak 14,5% anak dengan status gizi buruk diketahui mengonsumsi susu kental manis atau krimer kental manis lebih dari 1 kali sehari.
Fakta anak-anak dengan gizi buruk di atas dan kaitannya dengan konsumsi susu kental manis mengemuka dalam pembahasan hasil penelitian yang dilakukan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dengan PP Aisyiyah. Paparan hasil penelitian dilakukan di hadapan Kemenkes, KPAI, KPI, dan BPOM, pada Selasa (26/11).
Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Chairunnisa, memaparkan temuan mengejutkan adanya kaitan gizi buruk dan gizi kurang pada usia bayi dan balita yang rutin mengkonsumsi SKM/KKM.
“Dari 1835 anak yang terdata disimpulkan 14,5% anak disimpulkan mengalami gizi buruk dan 29,1% mengalami gizi kurang,” papar Chairunnisa.
Karena itu, Chairunnisa berharap elemen pemerintah yang hadir menjadikan hasil penelitian lapangan yang dilakukan YAICI bersama PP ‘Aisyiyah sebagai bahan kajian kebijakan dalam rangka mengatur produsen SKM yang tidak peduli sekaligus melindungi generasi bangsa.
Tingginya angka balita dengan gizi bermasalah akibat SKM adalah dikarenakan iklan yang tidak informatif dan manipulatif bahwa SKM adalah susu.
Padahal SKM adalah pemanis buatan untuk bahan pelengkap jajanan/kue sehingga tidak baik bagi kesehatan bayi, sedangkan susu adalah cairan hewani yang diproduksi oleh mamalia dan mengandung protein. Selain itu, SKM murah dan mudah didapat.
“Positifnya, setelah mendapatkan edukasi, 71% orangtua berhenti memberikan SKM pada bayinya,” imbuh Chairunnisa.
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Nuning Rodiah yang hadir dalam kesempatan itu tak menampik bahwa televisi masih menjadi media utama dalam mengakses informasi SKM.
“Ironi memang karena sulit dikatakan bahwa iklan SKM yang ditayangkan di televisi betul- betul sudah menyajikan informasi yang benar. Bagaimana kalau informasi Iklan SKM itu tidak benar atau ada hal yang ditutupi," ujar Nuning.
"Inilah yang menjadi perhatian KPI, bahwa kita harus perkuat dengan literasi kesehatan dan literasi media supaya informasinya berimbang,” jelas Nuning.
Selama ini yang menjadi rujukan dalam iklan adalah etika pariwara. Tapi di etika pariwara hanya mengatur bahwa iklan SKM harus menyebutkan kandungan-kandungannya.
“Selama ini saya cermati dari tampilan visual iklan SKM di televisi, seringkali tidak menyebutkan seluruh kandungannya secara lengkap. Misalnya kandungannya ada tujuh tapi yang ditampilkan hanya tiga," tutur Nuning.
"Yang positif saja disebutkan, misalnya nutrisinya. Tapi keterangan tentang jumlah gula yang terkandung di dalam SKM justru tidak dijelaskan sama sekali," paparnya.
"Seharusnya informasi tersebut disampaikan semuanya, tidak ditutupi. Karena bila tidak, informasinya bisa berpotensi menyesatkan,” tegas Nuning.(OL-09)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Pakar Gizi IPB memperingatkan risiko kesehatan menjadikan kental manis sebagai minuman harian karena kandungan gula yang mencapai 50 persen.
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria memperingatkan risiko konsumsi susu berlebih yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dan memicu anemia pada anak.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Temukan inspirasi resep minuman kekinian dengan susu yang viral dan mudah dibuat. Lengkap dengan tips bisnis, modal, dan variasi rasa untuk pemula.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved