Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Shenina Cinnamon mengaku lelah karena pekerjaannya di dunia akting dilihat berdasarkan jumlah pengikut di media sosial.
Aktris pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2021 ini mengatakan di industri hiburan termasuk film, validasi kepopuleran benar-benar dibutuhkan.
Menurutnya, beberapa rumah produksi terkadang melakukan pemilihan pemain berdasarkan jumlah pengikut di sosial media.
Baca juga : Raffi Ahmad dan Marc Klok, Seleb dan Atlet Paling Populer 2023
"Saat casting biasanya harus ngisi bio (biodata) dan ada nama IG (Instagram) dan jumlah followers. Itu berlaku di pekerjaan dan pertemanan," ujar Shenina, dikutip Senin (5/9).
Pemain film Penyalin Cahaya itu juga mengatakan, untuk masuk ke lingkaran pertemanan tertentu, dia kerap mendapat pertanyaan mengenai jumlah pengikut di sosial media.
"Saat temenan juga bisa kayak ditanya user name lo apa dan pas tahu banyak followers. Orang itu bisa beda sikapnya ke kita, besoknya, saat tahu followers kita berapa," katanya.
Baca juga : Mengaku Suka Sesama Jenis, Billie Eilish Ditinggal Penggemar
Bagi Shenina, hal ini cukup melelahkan lantaran tidak bisa menjadi diri sendiri di sosial media.
"Itu melelahkan sih, sangat, karena apa yang kita represent di media sosial itu enggak selalu sesuai keseharian," ujar Shenina.
Shenina akan bermain di serial orisinal Netflix berjudul Dear David. Serial ini bercerita tentang masa depan Laras, seorang murid cemerlang yang jadi pertaruhan saat blog rahasia miliknya terbongkar dan fantasinya dibaca oleh seluruh sekolah. (Ant/OL-1)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Shenina juga mengungkapkan rasa bangga bisa dipercaya mewakili perempuan Indonesia melalui perannya sebagai brand ambassador skincare lokal.
Menurutnya, salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit yakni dengan memastikan kulit bersih dari sisa-sisa make up dan tabir surya atau sunscreen.
Bagi Angga Yunanda, film Dopamin memotret realitas banyak pasangan yang harus menghadapi naik turunnya kehidupan rumah tangga.
Dopamin menghadirkan kisah pasangan muda Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon) yang baru menikah, namun harus menghadapi berbagai kesulitan hidup.
Film Dopamin disutradarai oleh Teddy Soeria Atmadja menyajikan konflik rumah tangga yang intens ketika Malik dan Alya, pasangan kekasih yang baru menikah.
AKTOR muda Angga Yunanda hari ini, Senin, (10/2) membuat geger para penggemarnya dan netizen. Ia tiba-tiba mengunggah foto tengah menikah dengan aktris Shenina Cinnamon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved