Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH produksi Starvision kembali menghadirkan gebrakan baru di industri film Indonesia lewat karya terbaru mereka, Dopamin.
Produser Dopamin, Chand Parwez Servia menjelaskan bahwa film ini lahir dari keinginan Starvision untuk terus menghadirkan sesuatu yang segar dan relevan bagi penonton tanah air.
"Starvision selama 30 tahun selalu ingin memberikan sesuatu yang baru dan penting bagi perfilman Indonesia. Genre romantic survival drama diangkat dengan membawa cerita yang begitu berbeda, kisah Malik dan Alia yang bisa jadi cerminan banyak pasangan muda," ujar Chand Parwez usai penayangan perdana film Dopamin di Jakarta, dikutip Senin (3/11).
Chand Parwez menjelaskan, Dopamin menghadirkan kisah pasangan muda Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon) yang baru
menikah, namun harus menghadapi berbagai kesulitan hidup mulai dari utang, kehilangan pekerjaan, hingga krisis rumah tangga.
Ketegangan memuncak ketika mereka menemukan koper berisi uang dari seorang tamu asing yang misterius, membawa kebahagiaan sekaligus bahaya.
Menurut dia, pemilihan judul Dopamin merepresentasikan emosi yang dialami para tokohnya.
"Film ini memperlihatkan bagaimana Malik dan Alya saling mengandalkan dan berjuang bertahan hidup di tengah dunia yang semakin gila. Ada kebahagiaan, tapi juga ancaman. Itulah mengapa kami menyebutnya romantic survival drama," tutur Chand Parwez.
Dengan alur yang menegangkan sekaligus menyentuh, Chand Parwez berharap Dopamin menjadi tontonan segar sekaligus mengajak merenungi
makna cinta dan perjuangan dalam menghadapi realitas hidup yang tak selalu manis.
"Dopamin itu hormon kebahagiaan, tapi di film ini kebahagiaan punya banyak bentuk. Cinta mungkin satu-satunya hal yang membuat kita tetap
waras di dunia yang tidak menentu," katanya.
Dopamin diproduksi oleh Starvision dan Karuna Pictures, serta disutradarai Teddy Soeriaatmadja dan diproduseri oleh Chand Parwez Servia.
Film Dopamin akan tayang mulai 13 November 2025 di bioskop Indonesia. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Meski proses aplikasi riasan memakan waktu, Angga Yunanda menyebut tantangan terberat justru muncul saat proses pembersihan setelah syuting selesai.
Film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek siap tayang 22 Januari 2026. Dibintangi Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda, memadukan teror mitos lokal dan humor segar.
Dengan duet maut Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto, film Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan menyapa penonton di bioskop pada Januari 2026 mendatang.
Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto berperan sebagai anak kembar dalam film Sebelum Dijemput Nenek, yang dijadwalkan tayang Januari 2026.
Dalam film Sebelum Dijemput Nenek, Angga berperan sebagai Hestu, yang memiliki saudara kembar bernama Akbar, diperankan oleh komika Dodit Mulyanto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved