Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Angga Yunanda melebarkan sayapnya ke genre horor komedi lewat proyek film terbarunya, Sebelum Dijemput Nenek. Ini menandai peran pertamanya dalam genre gabungan yang menantang sekaligus menghibur tersebut.
Film yang disutradarai Fajar Martha Santosa itu dijadwalkan tayang di bioskop pada Januari 2026.
Angga berbagi antusiasmenya mengenai proyek ini. Dalam film Sebelum Dijemput Nenek, Angga berperan sebagai Hestu, yang memiliki saudara kembar bernama Akbar, diperankan oleh komika Dodit Mulyanto.
Film ini berpusat pada Hestu dan Akbar, yang mendapati kehidupan mereka berubah drastis setelah nenek mereka meninggal dunia. Arwah sang nenek kemudian sering mendatangi mereka dengan membawa pesan-pesan misterius.
Angga mengungkapkan bahwa film ini menawarkan pengalaman emosi yang kompleks bagi penonton, tidak sekadar menyajikan adegan lucu dan horor yang menegangkan.
"Kalian bakal bisa ngerasain naik turun emosi gitu ya," kata Angga. "Film ini tentu horor, ada juga komedi, tapi ada banyak sisi-sisi yang menyentuh juga. Karena ini mengangkat hubungan antara nenek dan juga cucunya."
Salah satu hal yang membuat Angga merasa senang adalah kesempatan untuk beradu peran dengan jajaran komika ternama. Selain Dodit Mulyanto, film ini juga melibatkan Nopek Novian dan Oki Rengga.
"Bisa dibilang salah satu film horor komedi pertama aku, terus bisa bermain dengan para komika-komika yang menurut aku super lucu-lucu banget," ujarnya. "Jadinya, selama di lokasi ketawa terus."
Angga juga menceritakan kesan pertamanya bekerja bersama Dodit Mulyanto. Sebagai penggemar lawakan tunggal Dodit, Angga mengaku sudah lama ingin bertemu langsung dengan sang komika.
"Karena aku dari dulu sering banget ngelihat standup-nya Mas Dodit, terus pingin banget ngelihat secara langsung," kenangnya. "Setelah aku ketemu pertama kali, udah, bener-bener lucu banget orangnya."
Kombinasi antara horor, komedi, dan jalinan cerita yang menyentuh hati tentang keluarga, khususnya hubungan nenek dan cucu, diharapkan menjadi daya tarik utama film Sebelum Dijemput Nenek saat tayang perdana di awal 2026. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Meski proses aplikasi riasan memakan waktu, Angga Yunanda menyebut tantangan terberat justru muncul saat proses pembersihan setelah syuting selesai.
Film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek siap tayang 22 Januari 2026. Dibintangi Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda, memadukan teror mitos lokal dan humor segar.
Dengan duet maut Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto, film Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan menyapa penonton di bioskop pada Januari 2026 mendatang.
Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto berperan sebagai anak kembar dalam film Sebelum Dijemput Nenek, yang dijadwalkan tayang Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved