Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GIT Sigit Santoso merupakan salah satu pesepakbola berbakat yang saat ini bermain di klub Muliorejo United. Selain berkiprah sebagai atlet di lapangan hijau, ia juga mengembangkan minat dan bakatnya di dunia hiburan, baik di bidang musik, model maupun dunia akting.
Anak dari pasangan Schneider Legio dan Ernita itu belum lama ini menjadi bintang tamu dalam sebuah acara podcast. Ia bercerita banyak soal perjalanan kariernya, baik di dunia sepak bola maupun dunia hiburan.
Ia mengaku ingin terus berprestasi, membuat karya dan semakin dikenal banyak orang. Ia pun memiliki strategi khusus dalam mempertahankan eksistensinya di dunia hiburan.
Berikut adalah tiga kiat Git Sigit dalam membangun personal brandingnya di bidang hiburan. Pertama manfaatkan media sosial. Pemilik akun Instagram @gitsigitsantoso ini menceritakan jika salah satu cara untuk mempertahankan eksistensi di dunia hiburan adalah dengan selalu memanfaatkan media sosial.
"Yang paling sulit itu mempertahankan, tidak bisa dipungkiri jika di dunia entertainment setiap saat akan ada regenerasi, akan bermunculan pemeran baru, musisi baru, tren-tren yang berbeda. Kalau bagi saya, yang terpenting gimana caranya menjaga eksistensi seperti kita memanfaatkan sosial media apapun itu." terang Git Sigit Santoso.
Kedua, selalu memiliki konsep. Tak hanya sekadar aktif di media sosial, pesepakbola multitalenta kelahiran Muliorejo, Medan, Indonesia 28 Oktober 1994 ini juga selalu memperhatikan konsep karya-karya yang akan dibuatnya.
Baca juga : Hocus Pocus 2 akan Tayang di Disney+ Hotstar pada 30 September
"Kebetulan saya orangnya detail dalam setiap konsep, seperti buat konten yang apapun itu jenisnya. Mulai dari project baru. Merangkai lirik lagu saat bermusik, kreatif bikin lagu, semua hal akan selalu saya pikirkan." ucap Git Sigit Santoso.
Ketiga, ikuti perkembangan zaman. Cara agar terus bisa eksis di dunia hiburan adalah dengan terus mengikuti perkembangan zaman.
"Jadi konsisten juga harus melihat tren dan selalu memikirkan seperti apa hal-hal baru untuk mengikuti zaman, karena di setiap zaman akan berubah terus jadi kita tetap harus mengikuti dan menyesuaikan, selama itu ke arah yang baik maka itu bisa di ikuti," tandas Git Sigit Santoso. (RO/OL-7)
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Chelsea kalah 0-1 dari Manchester United lewat gol Cunha. Hasil ini memperkecil peluang The Blues ke Liga Champions dan tekan Rosenior.
Hoffenheim menang 2-1 atas Dortmund lewat dua penalti Kramaric. Hasil ini membuka peluang Bayern Munich mengunci gelar Bundesliga akhir pekan ini.
Legenda Arsenal Aaron Ramsey memuji antusiasme dan kualitas pemain muda Indonesia saat mengunjungi akademi ASIOP di Jakarta.
Komunitas sepak bola jurnalis, Seejontor FC, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-4 dengan semangat berbagi.
Manchester United menang 2-1 atas Crystal Palace di Old Trafford berkat gol Bruno Fernandes dan Benjamin Sesko. Simak statistik dan ulasan lengkapnya.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved