Tren Buruk Chelsea Berlanjut, Suporter Kecewa dan Layangkan Protes

Haufan Hasyim Salengke
19/4/2026 08:59
Tren Buruk Chelsea Berlanjut, Suporter Kecewa dan Layangkan Protes
Enzo Fernández menyia-nyiakan peluang emas sebelum Manchester United berhasil mencetak gol pembuka.(sky sports)

CHELSEA kembali menelan hasil mengecewakan setelah takluk 0-1 dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (19/4). Kekalahan di kandang sendiri ini menjadi pukulan telak bagi 'The Blues' dalam upaya mereka mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Gol tunggal Matheus Cunha yang tercipta tepat di penghujung babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Memanfaatkan umpan Bruno Fernandes, Cunha melepaskan tembakan pertama yang bersarang di sudut atas gawang dan tak mampu dihentikan kiper Chelsea.

Sepanjang babak pertama, Chelsea sebenarnya tampil dominan. Tim asuhan Liam Rosenior mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal unggul. Willian Estevao sempat mengancam melalui sepakan melengkung yang hanya membentur tiang, sementara Enzo Fernandez membuang peluang emas dari jarak dekat.

Ironisnya, ketika Manchester United nyaris tak menciptakan ancaman berarti dengan expected goals (xG) hanya 0,03, mereka justru mampu mencuri gol saat lini belakang Chelsea kehilangan Wesley Fofana yang mengalami cedera. Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu untuk mencetak gol penentu kemenangan.

Di babak kedua, Chelsea kembali mendominasi jalannya pertandingan. Liam Delap nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan yang membentur mistar gawang. Peluang serupa juga didapat Fofana, namun kembali hanya membentur rangka gawang.

Meski terus ditekan, lini pertahanan Manchester United tampil disiplin. Formasi lini belakang yang tidak biasa, dengan Ayden Heaven dan Noussair Mazraoui sebagai bek tengah, mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Tren Buruk, Suporter Kecewa

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Chelsea yang kini mencatatkan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir. Lebih buruk lagi, mereka gagal mencetak gol dalam empat laga terakhir di Liga Inggris.

Kekecewaan suporter pun tak terhindarkan. Ratusan penggemar melakukan protes terhadap kepemilikan klub sebelum pertandingan, dan suasana semakin panas saat peluit akhir dibunyikan dengan sorakan cemooh menggema di stadion.

Chelsea kini tertinggal 10 poin dari Manchester United di klasemen, serta terpaut empat poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima--dengan jumlah pertandingan lebih banyak. Peluang mereka untuk tampil di Liga Champions musim depan pun semakin menipis.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengakui timnya tampil dominan namun gagal memanfaatkan peluang. “Kami tim yang lebih dominan dari awal hingga akhir, tetapi sangat mengecewakan kalah dengan cara seperti ini. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak mampu memaksimalkannya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Manchester United, Michael Carrick, memuji performa timnya. “Ini kemenangan besar. Cara kami bertahan dan menjaga clean sheet sangat luar biasa,” tandasnya.

Kemenangan ini mengokohkan posisi Manchester United di papan atas, sementara tekanan terhadap Rosenior kian meningkat seiring hasil buruk yang terus berlanjut. (sky sports/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya