Progres Kampung Haji Mekah: Danantara Tunggu Tender Lahan Arab Saudi

Media Indonesia
23/4/2026 19:26
Progres Kampung Haji Mekah: Danantara Tunggu Tender Lahan Arab Saudi
: Jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Palembang (PLM 01) berdoa di dalam pesawat Saudia yang akan membawa mereka menuju tanah suci, di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (22/4( ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye)

BADAN Pengelola Investasi (BPI) Danantara melaporkan perkembangan terbaru terkait proyek strategis Kampung Haji di Mekah, Arab Saudi. Meski proses tender lahan tambahan mengalami perlambatan akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah, Danantara memastikan aset utama yang telah diakuisisi siap melayani jemaah haji 2026.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu hasil lelang tender lahan yang dikelola oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC). Menurutnya, situasi keamanan dan stabilitas di kawasan membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memprioritaskan aspek pertahanan negara.

“Kami terus menjalin komunikasi dan mengejar kabar dari pemerintah sana. Dari sisi lot yang sudah kami bid, seharusnya sudah ada kabar, namun kami memahami mereka sedang menghadapi guncangan regional,” ujar Pandu dalam acara Fitch Ratings Annual Indonesia Conference di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Kesiapan Aset untuk Haji 2026

Meskipun ekspansi lahan masih menunggu lampu hijau dari otoritas Saudi, Pandu menegaskan bahwa jemaah haji asal Indonesia untuk haji 2026 tidak perlu khawatir mengenai fasilitas akomodasi yang sudah ada. Hotel Novotel Thakher Makkah, yang merupakan bagian dari fondasi awal proyek ini, dipastikan beroperasi penuh untuk musim haji mendatang.

“Sudah bisa digunakan (untuk 2026). Ratingnya bagus, bintang lima, dan sejauh ini respon pengguna sangat positif,” tambahnya.

Sebagai informasi, aset di Kawasan Thakher saat ini mencakup:

  • Hotel Novotel Thakher Makkah: Beroperasi dengan 1.461 kamar di tiga menara.
  • Lahan Pengembangan: Seluas 4,4 hektare di koridor strategis (2-3 km dari Masjidil Haram).
  • Target Kapasitas: Dirancang berkembang hingga 6.000 kamar untuk menampung 22.000 jamaah (sekitar 10% kuota haji nasional).

Investasi Strategis Lintas Generasi

Danantara memproyeksikan tahap groundbreaking untuk pengembangan lanjutan di Kawasan Thakher akan dimulai pada tahun 2026, dengan target operasional hotel tambahan pada 2029. Proyek ini tidak hanya mencakup penginapan, tetapi juga ekosistem terintegrasi yang meliputi layanan logistik dan ritel bagi jamaah.

Pandu menekankan bahwa BPI Danantara menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam setiap tahapan investasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek Kampung Haji menjadi aset produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi bangsa. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya