BUMN Harus Jadi Garda Terdepan Komunikasi Kebijakan Pemerintah

Media Indonesia
21/4/2026 21:23
BUMN Harus Jadi Garda Terdepan Komunikasi Kebijakan Pemerintah
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjawab pertanyaaan wartawan saat akan mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).(Antara/Galih Pradipta)

KEPALA Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan arah besar transformasi badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan peran strategis BUMN sebagai bagian integral dari pemerintah yang bertanggung jawab mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam arahannya, Dony mengingatkan bahwa seluruh insan BUMN merupakan bagian dari aparatur negara. Oleh karena itu, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan sekaligus mengomunikasikan kebijakan negara kepada masyarakat luas.

"Saya ingin mengingatkan satu hal pada kesempatan yang baik ini bahwa kita semua yang ada di dalam ruangan ini adalah pegawai negara. Kita adalah bagian daripada pemerintah," ujar Dony dalam keterangannya, Selasa (21/4).

BUMN sebagai Jembatan Komunikasi

Dony menekankan bahwa di tengah munculnya sentimen negatif dari segelintir kalangan terhadap pemerintah, insan BUMN harus berada di garis depan untuk memberikan penjelasan yang utuh dan komprehensif. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil pemerintah memiliki dasar berpikir (rationale) yang jelas untuk kepentingan jangka panjang bangsa.

"Sebagai bagian daripada pemerintah, saya betul-betul mengharapkan seluruh insan BUMN mampu memberikan klarifikasi dan menjelaskan kenapa kebijakan dilakukan oleh pemerintah," tegasnya.

Keyakinan pada Kepemimpinan Presiden Prabowo

Kepala BP BUMN juga menyatakan keyakinan penuh terhadap arah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan transformasi ekonomi nasional. Ia meyakini bahwa komitmen dan pengabdian Presiden Prabowo ditujukan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat.

"Tidak mungkin satu pemerintah, apalagi dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo yang mau mengorbankan hidupnya untuk negara, melakukan sesuatu yang tidak baik," kata Dony meyakinkan.

Fokus Transformasi Ekonomi:

Pemerintah saat ini tengah mendorong transisi dari pertumbuhan ekonomi semu menuju pertumbuhan yang fundamental dan merata melalui:

  • Penguatan ketahanan pangan nasional.
  • Kedaulatan energi.
  • Pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Fundamental

Lebih lanjut, Dony menjelaskan bahwa berbagai kebijakan ekonomi saat ini bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar dinikmati oleh seluruh lapisan rakyat Indonesia. Pemahaman terhadap alasan di balik suatu kebijakan (the why) menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik.

"Kalau kita paham dasar berpikirnya, why itu dilakukan, kita jadi tahu bahwa ini memang diperlukan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa kita," pungkasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa BUMN harus berperan aktif sebagai jembatan komunikasi agar kebijakan ekonomi dipahami secara utuh sebagai upaya nyata memperkuat kedaulatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya