Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FASE bear market sering kali menjadi momok bagi investor kripto. Kondisi di mana harga aset turun signifikan dalam periode panjang ini biasanya memicu kepanikan. Namun, bagi investor berpengalaman, penurunan ini justru dipandang sebagai peluang emas untuk akumulasi.
Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi aplikasi PINTU, bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
Berbeda dari koreksi jangka pendek, bear market biasanya berlangsung berbulan-bulan hingga lebih dari setahun dan disertai sentimen negatif yang meluas.
Secara umum, bear market biasanya terjadi setelah aset mencetak ATH yang kemudian disusul dengan adanya koreksi pasar karena telah mengalami reli yang panjang. Tekanan jual kemudian diperkuat juga oleh faktor lainnya seperti kondisi makroekonomi, kebijakan moneter, atau ketegangan geopolitik.
Tim Pintu Academy membagikan lima strategi wajib agar investor tidak hanya bertahan, tetapi juga siap menyongsong siklus berikutnya.
1. Sabar Menentukan Target Beli
Kunci utama menghadapi bear market adalah pengendalian emosi. Saat mayoritas investor panik menjual aset ketika harga jatuh lebih dari 20%, investor bijak justru menyusun watchlist.
Fokuslah pada aset dengan fundamental kuat dan perhatikan pergerakan harganya relatif terhadap Bitcoin. Gunakan area support historis sebagai zona pembelian yang terencana.
2. Proteksi Modal dengan Strategi DCA
Menjaga modal adalah prioritas utama. Hindari keputusan impulsif seperti mengalokasikan seluruh dana dalam satu transaksi hanya karena menganggap harga sudah di titik terendah.
Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) terbukti lebih efektif mengendalikan risiko.
Sebagai ilustrasi, pada bear market 2022, investor yang melakukan DCA Rp1 juta per bulan memiliki harga rata-rata beli jauh lebih baik dibandingkan mereka yang melakukan investasi sekaligus (all-in) di awal tahun.
3. Fokus pada Fundamental Aset
Bear market berfungsi sebagai "seleksi alam" bagi proyek kripto. Proyek yang hanya didorong oleh spekulasi biasanya tidak akan pulih, sementara aset dengan fundamental kuat cenderung bertahan.
Bitcoin tetap menjadi prioritas utama akumulasi karena likuiditasnya yang tinggi dan rekam jejak pemulihan yang terbukti di setiap siklus.
4. Pertajam Skill dan Analisis
Gunakan waktu luang di saat pasar sedang tenang untuk memperdalam kemampuan analisis teknikal maupun fundamental.
Pelajari metrik on-chain seperti MVRV Z-Score untuk mengidentifikasi zona undervaluation.
Selain itu, pahami faktor makroekonomi seperti kebijakan suku bunga dan inflasi yang memengaruhi likuiditas global. Investor yang masuk ke fase bull market dengan pemahaman matang akan mampu mengambil keputusan yang lebih rasional.
5. Memanfaatkan Peluang Short Selling
Bagi trader yang ingin tetap produktif saat harga turun, strategi short selling bisa menjadi pilihan. Melalui kontrak futures, investor dapat memperoleh keuntungan dari penurunan harga aset.
Strategi ini sangat efektif jika tren turun sudah terkonfirmasi secara teknikal atau saat terjadi relief rally (kenaikan harga sementara) di tengah tren pelemahan. (Z-1)
UPAYA meningkatkan literasi dan inklusi aset kripto di kalangan mahasiswa terus diperkuat di tengah derasnya arus informasi terkait investasi digital.
Miliarder kripto Justin Sun menggugat perusahaan World Liberty Financial milik keluarga Donald Trump. Sun menuduh adanya skema ilegal dan pembekuan aset senilai miliaran dolar.
Inisiatif ini, diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pengguna, sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital.
Dua investor aset digital global, OKX Ventures dan HashKey Capital, resmi bergabung sebagai mitra strategis dalam pengembangan bursa kripto teregulasi di Vietnam
Indonesia Crypto Exchange (ICEx) resmi meluncur dengan dukungan 11 PAKD dan izin OJK, memperkuat ekosistem aset digital nasional di kancah global.
Pada pertengahan Maret 2026, harga Bitcoin sempat menyentuh angka US$73.000. Namun, seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah, harga terkoreksi ke level US$71.000-an.
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved