Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAMIKA hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memicu ketegangan geopolitik global. Situasi ini tidak hanya mengguncang stabilitas politik, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi dunia dan pergerakan instrumen investasi, termasuk aset kripto.
Di tengah ketidakpastian ini, pasar kripto menunjukkan respons yang cukup signifikan.
Pada pertengahan Maret 2026, harga Bitcoin sempat menyentuh angka US$73.000. Namun, seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah, harga terkoreksi ke level US$71.000-an.
Fenomena ini memperkuat narasi bahwa meski memiliki volatilitas tinggi, aset digital kian dipertimbangkan sebagai strategi lindung nilai (hedging) di tengah tekanan global.
Chief Executive Officer (CEO) Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menekankan bahwa dalam kondisi pasar yang sensitif terhadap berita internasional, investor harus memiliki pemahaman makroekonomi yang komprehensif.
"Ketegangan geopolitik dapat meningkatkan ketidakpastian di pasar global dan memengaruhi berbagai kelas aset, termasuk kripto. Dalam situasi seperti ini, investor perlu tetap fokus pada manajemen risiko, memahami dinamika pasar, serta menghindari keputusan investasi yang impulsif akibat sentimen jangka pendek," ujar Resna.
Resna menambahkan bahwa pendekatan yang bijak adalah kunci saat pasar bergerak cepat. Investor disarankan untuk memprioritaskan edukasi dan mengenali profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan.
Beberapa poin utama yang perlu diperhatikan investor saat ini antara lain:
Sebagai platform perdagangan aset kripto resmi di Indonesia, Upbit Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendorong literasi digital. Melalui transparansi informasi, diharapkan masyarakat dapat lebih jeli melihat peluang sekaligus risiko di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. (Z-1)
Bitcoin naik 12% saat emas dan saham anjlok akibat konflik Timur Tengah Maret 2026. Simak analisis Indodax mengenai BTC sebagai aset lindung nilai terbaru.
Temukan alasan mengapa Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset safe haven di tengah konflik Timur Tengah 2026. Analisis mobilitas dan keamanan digital.
Penulis Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki kembali memicu debat panas dengan menyebut eskalasi perang sebagai katalis utama ledakan harga Bitcoin.
Lonjakan harga Bitcoin ke level US$72.000 bukan sekadar spekulasi, melainkan respons instan pasar terhadap eskalasi konflik Timur Tengah yang mengancam stabilitas ekonomi global.
Harga Bitcoin tembus US$72.927 di tengah eskalasi perang AS-Israel vs Iran. Simak analisis safe haven vs spekulasi dan dampaknya ke Rupiah.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved