Pemerintah Serap Rp40 Triliun dari Lelang 9 Seri SUN, Seri FR0109 Terlaris

Andhika Prasetyo
29/4/2026 07:54
Pemerintah Serap Rp40 Triliun dari Lelang 9 Seri SUN, Seri FR0109 Terlaris
ilustrasi(Antara)

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan berhasil menyerap dana senilai Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026.

Berdasarkan keterangan resmi DJPPR di Jakarta, Rabu (29/4), minat investor terhadap instrumen surat utang pemerintah tetap tinggi. Hal ini tercermin dari total penawaran masuk (incoming bids) yang mencapai Rp74,95 triliun untuk seluruh seri yang ditawarkan.

Dominasi Seri FR0109

Dalam lelang kali ini, seri FR0109 (pembukaan kembali) menjadi primadona dengan mencatatkan serapan terbesar. Pemerintah memenangkan sebesar Rp15,75 triliun dari total penawaran masuk yang mencapai Rp34,74 triliun. Seri ini memiliki tingkat imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang sebesar 6,63518 persen dengan masa jatuh tempo pada 15 Maret 2031.

Menyusul di posisi kedua, seri FR0107 (pembukaan kembali) diserap sebesar Rp5,15 triliun dari penawaran masuk Rp7,05 triliun. Seri jangka panjang ini memiliki yield rata-rata tertimbang 6,74984 persen dengan jatuh tempo 15 Agustus 2045.

Rincian Serapan Seri Lainnya

Pemerintah juga menyerap dana dari beberapa seri lainnya dengan rincian sebagai berikut:

Seri SUN Nominal Dimenangkan Yield Rata-rata Jatuh Tempo
SPN12270429 (Baru) Rp4,4 triliun 5,55000% 29 April 2027
FR0102 (Reopening) Rp3,6 triliun 6,86479% 15 Juli 2054
FR0108 (Reopening) Rp3,25 triliun 6,80995% 15 April 2036
FR0106 (Reopening) Rp2,7 triliun 6,81832% 15 Agustus 2040
SPN12260730 (Reopening) Rp2,4 triliun 5,40000% 30 Juli 2026
FR0105 (Reopening) Rp1,75 triliun 6,87996% 15 Juli 2064
SPN01260530 (Baru) Rp1 triliun 4,89000% 30 Mei 2026

Lelang SUN ini merupakan bagian dari strategi pembiayaan APBN dalam Mata Uang Rupiah untuk memenuhi target pembiayaan tahun berjalan. Hasil lelang menunjukkan kepercayaan pasar yang tetap terjaga terhadap kondisi fiskal dan ekonomi nasional. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya