Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Nurdin Halid menyatakan rapat pembahasan pembangunan gerai serta pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditunda. Penundaan dilakukan agar pembahasan bersama pemerintah dan pihak terkait dapat dilakukan lebih komprehensif, terutama terkait akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu saat rapat yang digelar di Gedung Nusantara I pada Rabu (11/3). Rapat tersebut sebelumnya mengundang Kementerian Koperasi Republik Indonesia serta PT Agrinas Pangan Nusantara.
Menurut Nurdin, rapat tersebut sebenarnya memiliki nilai strategis karena menyangkut pertanggungjawaban program yang menjadi perhatian publik. Ia menyebut Komisi VI DPR juga telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah untuk melihat langsung perkembangan pembangunan gerai serta pembentukan koperasi desa.
“Rapat ini sangat penting dan strategis berkaitan dengan akuntabilitas. Rakyat semua melihat ini. Kami juga sudah melakukan kunjungan kerja ke lapangan dan melihat perkembangan pembangunan gerai maupun pembentukan koperasi desa,” ujar Nurdin dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (12/3).
Politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan, dari hasil peninjauan lapangan Komisi VI menemukan sejumlah hal yang perlu diklarifikasi kepada Kementerian Koperasi dan perusahaan pelaksana program, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara. Klarifikasi tersebut mencakup aspek manajemen, administrasi, hingga efektivitas pembangunan gerai di desa-desa.
“Ada desa yang penduduknya hanya sekitar 150 atau 200 orang tetapi ditempatkan gerai. Ini tidak mungkin bisa efektif dan produktif. Hal-hal seperti ini harus kita sinkronkan dengan Kementerian Koperasi,” jelasnya.
Selain itu, Komisi VI juga menerima informasi bahwa pengelolaan usaha gerai selama dua tahun pertama akan dijalankan oleh PT Agrinas Pangan. Skema tersebut dinilai perlu dikaji kembali karena dianggap belum sepenuhnya sejalan dengan harapan masyarakat desa terhadap pengelolaan koperasi sesuai asas koperasi.
Nurdin menambahkan, berbagai masukan hingga protes dari masyarakat juga mulai muncul terkait implementasi program tersebut. Meski demikian, Komisi VI menegaskan tetap mendukung program pemerintah selama pelaksanaannya selaras dengan tujuan awal.
“Komisi VI sangat mendukung program Bapak Presiden. Tetapi dalam implementasinya jangan sampai tidak sesuai dengan harapan Presiden dan masyarakat desa,” tegasnya.
Karena itu, ia menilai kehadiran pimpinan PT Agrinas Pangan bersama Menteri Koperasi sangat penting dalam rapat lanjutan guna memberikan penjelasan langsung terkait kebijakan dan pelaksanaan program di lapangan.
“Oleh karena itu kehadiran Dirut PT Agrinas Pangan sebagai penentu kebijakan bersama Menteri Koperasi sangat penting. Karena itu kita memutuskan untuk menunda rapat ini,” pungkasnya.
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa raih penghargaan National Governance Awards 2026 kategori Economic Growth Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
PT Agrinas Pangan Nusantara membagikan sebanyak 71 unit kendaraan roda empat guna mendukung sarana operasional Koperasi Desa Merah Putih.
PT Agrinas Pangan Nusantara membagikan sebanyak 71 unit kendaraan roda empat pada tahap pertama kepada desa yang ada di Boyolali.
MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa pembangunan fisik sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih saat ini telah rampung.
Ia menjelaskan, pengadaan kendaraan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung operasional koperasi, terutama setelah pembangunan fisik seperti gudang dan gerai selesai.
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti risiko rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih terkait kesenjangan keterampilan dan urbanisasi.
Pengamat CORE Indonesia menilai rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dorong konsumsi desa, namun ingatkan risiko kredit macet bagi APBN.
Pengamat koperasi Agung Sujatmiko ingatkan pemerintah perjelas skema rekrutmen 30.000 manajer Kopdes Merah Putih guna hindari konflik sosial di desa.
PARA manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ditekankan agar memiliki jiwa kewirausahaan.
DINAMIKA ketenagakerjaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi seiring dengan kebutuhan efisiensi dan ekspansi bisnis.
PEMERINTAH resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved