Khofifah Raih Penghargaan Nasional, Jatim Unggul Dukung Koperasi Desa Merah Putih 

Devi Harahap
24/4/2026 22:39
Khofifah Raih Penghargaan Nasional, Jatim Unggul Dukung Koperasi Desa Merah Putih 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) meraih penghargaan di National Governance Awards 2026, Jumat (24/4).(Devi Harahap/MI.)

GUBERNUR Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards 2026 pada kategori Economic Growth Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih Program.  Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis penguatan koperasi desa serta hilirisasi sektor strategis.

Gubernur Jatim Khofifah menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut, yang dinilainya sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja kolektif pemerintah daerah dan masyarakat.

“Tentu kita bersyukur, bahagia, dan bangga ketika apa yang kita lakukan mendapat apresiasi dalam forum yang sangat prestisius,” ujarnya kepada Media Indonesia di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat (24/4).

Industri Pengolahan dan Koperasi Desa

Menurut  Gubernur Jatim Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur saat ini banyak ditopang oleh sektor industri pengolahan yang memiliki kontribusi terbesar terhadap perekonomian daerah. Namun, ke depan pemerintah provinsi terus mendorong penguatan koperasi desa sebagai basis ekonomi kerakyatan, termasuk melalui Program Koperasi Desa Merah Putih.

“Kontribusi terbesar kita saat ini berasal dari industri pengolahan. Tapi kita terus berikhtiar memperkuat ekonomi berbasis desa melalui koperasi, agar manfaatnya lebih merata,” jelasnya.

Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan kemandirian desa melalui pengelolaan usaha produktif berbasis komunitas.

Salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur  ke depan adalah mendorong hilirisasi di berbagai sektor, khususnya agro, hortikultura, dan peternakan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Jawa Timur sebenarnya hilirisasinya sudah cukup maju di sektor industri. Sekarang kita ingin memperkuat hilirisasi di sektor agro, hortikultura, dan peternakan,” kata Khofifah.

Khofifah menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperbesar nilai ekonomi dari komoditas yang dihasilkan masyarakat.

“Apa yang bisa memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat, itu yang terus kita dorong. Hilirisasi menjadi bagian penting,” tegasnya.

Selain mendorong hilirisasi, Gubernur Jatim Khofifah juga akan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara sektor industri dan pertanian. Hal ini dinilai krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Keseimbangan antara sektor industri dan pertanian harus terus dijaga agar ketahanan ekonomi daerah tetap kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menargetkan penguatan ekonomi berbasis desa melalui koperasi, sekaligus memperluas hilirisasi di berbagai sektor unggulan. Fokus utamanya adalah meningkatkan nilai tambah produk, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.

Khofifah menegaskan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi pemerintahannya untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan ekonomi yang inklusif. “Kita berharap upaya ini terus bisa kita tingkatkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya.  National Governance Awards 2026 merupakan ajang bergengsi yang menilai kinerja pemerintah daerah secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penilaian mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital layanan publik, transparansi, akuntabilitas, hingga efektivitas program pemberdayaan masyarakat.  (H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya