Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih tinggi. Hingga Oktober 2025, jumlahnya mencapai Rp2.450,7 triliun atau 22,97% dari total plafon kredit yang tersedia. Menurutnya, tingginya angka tersebut dipengaruhi sikap pelaku usaha yang masih menahan ekspansi dan melemahnya daya beli masyarakat.
"Undisbursed loan masih tinggi di perbankan. Artinya, kredit yang sudah disetujui bank belum ditarik debitur karena mereka menunggu waktu yang tepat, wait and see melihat apakah bisnis ini profitable atau tidak," ujarnya dalam Bisnis Indonesia Group Conference, Jakarta, Senin (8/12).
Selain itu, Hery menyebut pertumbuhan kredit sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga masih melemah pascapandemi dan belum pulih sepenuhnya. Menurut dia, terdapat tekanan margin dan risiko kredit yang harus diwaspadai. Namun dari sisi likuiditas, kondisi perbankan masih stabil berkat penurunan suku bunga acuan dan kebijakan moneter yang longgar sehingga menurunkan biaya dana (cost of fund).
"Selama 2025, industri perbankan masih mencatat pertumbuhan moderat," kata Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) itu.
Hingga Juni 2025, total aset perbankan tumbuh 9,43%, kredit atau pembiayaan hanya 7,7% dan dana pihak ketiga (DPK) naik 8,4%. Sementara itu, loan to deposit ratio (LDR) berada pada level 84,2%. Menurut Hery, LDR yang masih rendah menunjukkan perbankan masih memiliki ruang yang luas untuk menyalurkan kredit.
Dari sisi profitabilitas, net interest margin (NIM) berada pada level 4,58%. Sementara rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/ CAR) mencapai 26,2%. Adapun rasio loan at risk terus membaik dan kini berada di bawah 10%, sedangkan non-performing loan (NPL) gross terjaga di level 2,2% per Juni 2025.
Untuk 2026, likuiditas perbankan diperkirakan tetap longgar didukung kebijakan Bank Indonesia, termasuk kelonggaran giro wajib minimum. Pemulihan daya beli masyarakat serta percepatan proyek infrastruktur melalui alokasi APBN juga diharapkan mampu mendorong permintaan kredit. Namun, pertumbuhan kredit diperkirakan masih berada pada rentang satu digit di tahun depan.
"Bank Indonesia dan perbankan memprediksi pertumbuhan kredit masih single digit pada 2026," tegas Hery.
Dari sisi makroekonomi, perbankan dan Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 berada di kisaran 5,1% hingga 5,33% secara tahunan (yoy).
"Untuk 2026 mungkin lebih capaian ekonominya dari 2025," katanya.
Meski optimistis, Hery menilai tantangan yang harus dihadapi antara lain melemahnya daya beli masyarakat dan minimnya ekspansi dunia usaha.
Ia juga menyoroti rencana konsolidasi perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat struktur industri. Saat ini, bank di Indonesia diklasifikasikan dalam empat kelompok berdasarkan modal inti, yakni KBMI 1 hingga KBMI 4. KBMI 1 merupakan kelompok terbesar dengan 65 bank bermodal hingga Rp6 triliun, sedangkan KBMI 4 hanya mencakup empat bank besar, yakni BRI, Mandiri, BNI, dan BCA.
Menurut Hery, rata-rata CAR di kelompok KBMI 1 berada di level 31,50% dan masih dinilai sehat, meski return on asset (ROA) kelompok ini relatif rendah dibandingkan KBMI 4 yang mencapai 3,38%. (E-3)
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Penguatan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi strategi penting bagi perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang meningkat.
OJK menyampaikan kredit perbankan pada Februari 2026 tumbuh sebesar 9,37% menjadi sebesar Rp8.559 triliun secara year-on-year.
Kinerja Bank Mandiri dinilai tetap positif pada awal 2026, ditopang strategi ekspansi kredit yang agresif di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi kehati-hatian.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved