Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memperbaiki kualitas belanja daerah yang dianggap masih belum optimal. Pernyataan ini menanggapi protes sejumlah gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), yang menolak pemangkasan anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2026.
“Banyak yang ngomong, semuanya nggak mau ketinggalan. Ada yang bilang pemotongan TKD bisa mengganggu stabilitas daerah dan NKRI. Saya bilang, ya beresin dulu belanjanya dan buat kesan yang baik," ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (7/10).
Menurutnya, pemerintah pusat tidak akan segan menarik kembali dana daerah yang tidak terserap. Ini karena melihat banyak uang daerah yang mengendap di bank. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga 31 Agustus 2025, dana pemda di bank tercatat mencapai Rp233,11 triliun.
“Kalau uangnya nggak dipakai, ya saya ambil dan alihkan ke tempat lain yang lebih siap. Kalau diserap dan habis, artinya memang dibutuhkan. Tapi kalau nongkrong, ya percuma,” tegasnya.
Purbaya menegaskan kebijakan pemangkasan TKD bukan dimaksudkan untuk menegur pemerintah daerah, melainkan mendorong percepatan penyerapan anggaran.
"Jadi bukan menegur siapa-siapa, tapi mendukung percepatan. Kalau anggarannya nggak terserap, ya uangnya saya ambil. Daripada nganggur, mending buat bayar utang atau bunga,” katanya.
Ia juga menekankan belanja program yang ditujukan ke daerah justru naik signifikan dari Rp900 triliun menjadi Rp 1.300 triliun.
“Uangnya tidak berkurang, tapi memang ada proses yang perlu diperjelas," imbuhnya.
Lebih lanjut, Purbaya membuka peluang peningkatan TKD pada tahun depan, bergantung pada kondisi perekonomian nasional.
“Memasuki pertengahan triwulan kedua tahun 2026, kalau ekonominya bagus, pendapatan pajak naik, coretax-nya kuat, tentu anggaran bisa naik," pungkasnya. (E-3)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
MENTERI Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah masih membahas terkait pengenaan bea keluar batu bara.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan pemerintah jalankan 'survival mode' untuk jaga ekonomi, fokus pada efisiensi fiskal dan pemberantasan kebocoran negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan insentif motor listrik Rp5 juta per unit mulai tahun ini untuk percepat transisi energi bersih.
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved