Menkeu Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik 2026, Target 6 Juta Unit

Media Indonesia
24/4/2026 23:12
Menkeu Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik 2026, Target 6 Juta Unit
Pengunjung memadati area motor listrik untuk melihat beragam model terbaru yang ditawarkan produsen otomotif pada pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/11/2025).(MI/Permana)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar program insentif untuk motor listrik mulai diberlakukan pada tahun ini. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi energi bersih dan menekan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (24/4/2026), Purbaya mengungkapkan bahwa pada tahap awal, program ini ditargetkan dapat mencakup sekitar 6 juta unit sepeda motor baru. Namun, penyaluran insentif tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Saya mengusulkan, kita kasih (insentif) yang baru dulu. Yang pertama itu 6 juta penjualan motor kan, tapi enggak semua sekaligus. Kita lihat bertahap. Tapi, yang baru akan kita coba buat programnya,” ujar Purbaya.

Kajian Subsidi Rp5 Juta per Unit

Purbaya menjelaskan bahwa saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian mendalam. Pemerintah tengah mempertimbangkan pemberian subsidi sekitar Rp5 juta per unit motor listrik. Meski demikian, angka tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi berubah dalam proses finalisasi.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelum dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Poin Utama Usulan Insentif:
  • Target Tahap Awal: 6 Juta unit motor listrik baru.
  • Besaran Usulan Subsidi: Sekitar Rp5 juta per unit (dalam kajian).
  • Target Jangka Panjang: Konversi 120 juta motor bensin dalam 3-4 tahun.

Target Ambisius Era Presiden Prabowo

Insentif motor listrik merupakan pengejawantahan dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk merombak total moda transportasi roda dua di Indonesia. Pemerintah menargetkan konversi secara bertahap terhadap sekitar 120 juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan. “Sudah dibicarakan. Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan. Tapi yang jelas saya masih diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian, Menko (Perekonomian), dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” pungkas Menkeu. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya