Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi. Ia menilai, dalam beberapa tahun ke depan, IHSG berpotensi melesat hingga menyentuh level 28.000 pada 2030. Pernyataan tersebut disampaikannya meskipun pasar saham diperkirakan masih mengalami dinamika pada 2026,
Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana sekaligus pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Menurut Purbaya, arah pergerakan IHSG tidak terlepas dari fondasi ekonomi nasional yang terus bertumbuh.
"Sekarang (level IHSG) 7.000. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa lah (IHSG) 28.000," ujar Purbaya.
Ke depan, akselerasi ekonomi Indonesia dinilai menjadi faktor kunci yang akan menopang kinerja pasar saham. Pemerintah melalui kebijakan fiskal disebut terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan agar tetap solid hingga akhir dekade ini.
Selain faktor makroekonomi, perubahan struktur investor juga turut memberi warna baru. Partisipasi generasi muda, khususnya Gen Z, kini mendominasi pasar modal dengan porsi mencapai 57%. Tren ini dinilai membuka peluang besar sekaligus tantangan baru dalam menjaga stabilitas investasi.
Di tengah meningkatnya minat investasi, Purbaya mengingatkan bahwa kesuksesan di pasar saham tidak bisa diraih secara instan. Edukasi dan pemahaman menjadi kunci utama sebelum mengambil keputusan investasi.
“Bagi investor muda untuk berhasil berinvestasi, bukan otomatis kalau Anda masuk ke pasar saham langsung jadi jago. Anda pelajari dulu pengetahuannya, baru nanti bisa untung lebih tinggi dari profesional yang di pasar modal, kalau Anda memang jago. Tapi kalau nggak, ikuti saja dulu sambil belajar,” katanya menjelaskan.
Sebagai respons atas risiko yang melekat dalam investasi, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan Program PINTAR Reksa Dana. Skema ini dirancang untuk mendorong masyarakat berinvestasi secara rutin dan terencana, sekaligus memperdalam pasar keuangan domestik.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi reformasi integritas pasar modal Indonesia. Tidak hanya mengandalkan tata kelola yang kuat, peningkatan jumlah investor ritel dinilai penting untuk menciptakan pasar yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Purbaya kembali menegaskan prinsip dasar investasi yang perlu dipahami semua pihak.
"Berinvestasi selalu ada risikonya. High risk, high gain. No risk, no gain. Low risk, low gain. Selalu ada itu," kata Purbaya.
"Program PINTAR adalah jawaban atas risiko yang ada pada reksa dana tradisional," katanya menambahkan. (Ant/E-4)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
INDEKSĀ Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved