Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diyakini mampu memperkuat kedaulatan ekonomi rakyat dari pedesaan. Pasalnya, Kopdes Merah Putih dirancang tidak semata untuk memperluas jumlah koperasi, tetapi juga menjadikannya sebagai pusat penggerak ekonomi desa berbasis gotong royong.
"Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi lokomotif kedaulatan ekonomi rakyat dari pedesaan dengan output yang kami harapkan berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, penguatan ketahanan pangan, dan kemandirian desa," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi kepada Media Indonesia, Jumat (9/5).
Dia menerangkan program Kopdes Merah Putih memiliki tiga pendekatan utama, yakni pembentukan koperasi baru di desa yang belum memiliki koperasi, pengembangan koperasi aktif melalui diversifikasi usaha, serta revitalisasi koperasi tidak aktif. Menurut Zabadi, langkah ini akan memperluas jangkauan ekonomi gotong royong di tingkat akar rumput. Koperasi juga akan difungsikan sebagai pusat ekonomi baru desa dengan unit-unit usaha strategis seperti simpan pinjam, logistik, dan agribisnis. Itu akan diiringi dengan prinsip gotong royong yang sejatinya melekat pada koperasi
"Melalui musyawarah desa, pelibatan masyarakat dalam perencanaan, dan kepemilikan bersama, koperasi bekerja di atas azas gotong royong atau kerja kolektif," terangnya.
Guna mendukung strategi tersebut, kementerian akan menyelenggarakan program pelatihan SDM koperasi, digitalisasi koperasi melalui pengembangan sistem informasi manajemen, serta fasilitasi akses pembiayaan dengan LPDB dan kerja sama antarkoperasi maupun dengan Himpunan Bank Negara (Himbara).
"Mengingat program ini merupakan prioritas Presiden, sebagaimana tertuang pada Inpres No. 9 Tahun 2025, kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah akan dilakukan secara intensif," kata Zabadi.
Keterlibatan sektor swasta, kampus, dan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dari ekosistem yang ingin dibangun. Di sisi lain, Zabadi tidak menutup mata terhadap tantangan implementasi program ini. Ia menyebut rendahnya partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif, serta persepsi negatif terhadap koperasi sebagai hambatan utama.
"Banyak masyarakat desa belum memahami manfaat koperasi sebagai alat pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong," terangnya.
Tantangan lain yang mencuat adalah keterbatasan literasi teknologi, perbedaan karakteristik desa, hingga risiko elite capture dan potensi penyalahgunaan dana koperasi. "Koperasi dianggap kurang adaptif terhadap kemajuan teknologi, banyak koperasi masih mengandalkan sistem manual dalam administrasi, pemasaran, dan transaksi," jelas Zabadi.
Kementerian Koperasi juga mengidentifikasi lemahnya kapasitas manajerial SDM koperasi di desa sebagai kendala. Hal ini membuat tata kelola tidak profesional dan berisiko menimbulkan fraud. Karena itu, pendekatan pengembangan koperasi akan disesuaikan dengan potensi lokal dan memperkuat akuntabilitas serta tata kelola koperasi.
Selain Kopdes Merah Putih, Zabadi juga menyoroti sektor-sektor prioritas yang sedang didorong seperti agribisnis, logistik, kesehatan, dan simpan pinjam. "Kami mendorong koperasi untuk naik kelas menjadi pelaku utama dalam rantai pasok produksi, distribusi, hingga ekspor," tuturnya.
Melalui Koperasi Desa Merah Putih, Kementerian Koperasi berharap koperasi tidak hanya menjadi simbol ekonomi kerakyatan, tetapi benar-benar menjelma sebagai kekuatan ekonomi desa yang mampu mewujudkan amanat Pasal 33 UUD 1945. (E-3)
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa raih penghargaan National Governance Awards 2026 kategori Economic Growth Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
PT Agrinas Pangan Nusantara membagikan sebanyak 71 unit kendaraan roda empat guna mendukung sarana operasional Koperasi Desa Merah Putih.
PT Agrinas Pangan Nusantara membagikan sebanyak 71 unit kendaraan roda empat pada tahap pertama kepada desa yang ada di Boyolali.
MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa pembangunan fisik sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih saat ini telah rampung.
Ia menjelaskan, pengadaan kendaraan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung operasional koperasi, terutama setelah pembangunan fisik seperti gudang dan gerai selesai.
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti risiko rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih terkait kesenjangan keterampilan dan urbanisasi.
Pengamat CORE Indonesia menilai rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dorong konsumsi desa, namun ingatkan risiko kredit macet bagi APBN.
Pengamat koperasi Agung Sujatmiko ingatkan pemerintah perjelas skema rekrutmen 30.000 manajer Kopdes Merah Putih guna hindari konflik sosial di desa.
PARA manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ditekankan agar memiliki jiwa kewirausahaan.
DINAMIKA ketenagakerjaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi seiring dengan kebutuhan efisiensi dan ekspansi bisnis.
PEMERINTAH resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved