Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS dari Reku Fahmi Almuttaqin menilai, sikap Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed yang berhati-hati namun optimistis, turut memberikan sinyal kelegaan bagi pasar aset berisiko termasuk kripto dan membuat kepercayaan diri investor meningkat.
Namun, menurutnya, reli Bitcoin selanjutnya mungkin masih akan cukup dipengaruhi bagaimana pasar memandang risiko di tengah potensi inflasi yang masih membayangi.
Fahmi melalui keterangannya, di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa adanya sentimen positif dari perkembangan regulasi kripto Pemerintah AS dapat menjadi katalis yang berpotensi mendorong kenaikan lanjutan.
Paparan The Fed pada hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC), juga menggarisbawahi risiko stagflasi yang diindikasikan dengan pertumbuhan lambat dan inflasi tinggi, yang tidak setinggi perkiraan pasar.
"Namun, penurunan suku bunga yang tertunda dan volatilitas yang didorong oleh tarif, tetap dapat menekan pasar kripto khususnya dalam jangka pendek," kata Fahmi.
Ia menambahkan bahwa korelasi Bitcoin dengan saham AS yang cukup tinggi saat ini masih menjadi perhatian investor terhadap posisi Bitcoin sebagai inflation hedge. Namun, narasi aset kripto tersebut sebagai emas digital berpotensi menguat jika inflasi ternyata naik signifikan, yang mungkin akan membuat korelasinya sedikit menurun.
"Proyeksi tersebut membuat kombinasi Bitcoin, Altcoin, dan saham AS dalam portofolio investasi masih cukup ideal guna membuat portofolio lebih seimbang khususnya bagi investor yang mengadopsi strategi diversifikasi di instrumen berisiko tinggi," ujar Fahmi.
Situasi yang ada saat ini juga dapat berpotensi kembali meningkatkan antusiasme investor institusi terhadap Bitcoin dan Ethereum. Selain itu, catat Fahmi, kemungkinan akan segera diluncurkannya ETF spot aset kripto lain seperti Solana menjelang akhir tahun ini turut berpotensi memperkuat narasi Altcoin.
Fahmi menambahkan, Altcoin yang secara umum saat ini bisa dikatakan masih belum banyak mengalami kenaikan, berpotensi menarik perhatian pasar khususnya jika terdapat naratif yang menarik.
Adapun indikator Alts Buy Signal yang dikompilasi @cryptokoryo_research di platform Dune Analytics menunjukkan posisi rekomendasi beli Altcoin saat ini yang berada pada salah satu level terkuatnya. Data tersebut turut memperkuat proyeksi reli Altcoin ke depan.
"Pasar yang saat ini memperkirakan kemungkinan sekitar 62 persen terhadap potensi The Fed menurunkan suku bunga di bulan Juni mensinyalir potensi reli pada pertengahan tahun terlepas dari koreksi harga yang sempat terjadi belakangan ini," kata Fahmi pula.
Kembali diturunkannya suku bunga dapat memicu kenaikan likuiditas dan M2 money supply yang secara historis berhubungan dengan terjadinya reli utama pada setiap siklus bullish Bitcoin. Namun, menurut Fahmi, hal itu masih akan bergantung pada outlook yang terjadi pasca suku bunga diturunkan dan alasan utama yang melatarbelakangi penurunan tersebut.
Adapun pasar kripto dan saham AS tercatat mulai menguat pasca pertemuan pejabat The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap pada level 4,25-4,50 persen.
Sesaat setelah hasil pertemuan tersebut disampaikan ke publik pada dini hari waktu Indonesia, Kamis ini, indeks S&P 500 ditutup naik 1,08 persen, sedangkan Nasdaq dan Dow Jones Industrial Average masing-masing mengalami kenaikan 1,41 persen dan 0,92 persen.
Bitcoin berhasil menembus level 83.000 dolar AS dan sempat diperdagangkan di area 87.000 dolar AS. Ethereum kembali ke level 2.000 dolar AS setelah hampir dua pekan berfluktuasi di area 1.800-1.900 dolar AS.
Pertemuan tersebut juga mempertahankan proyeksi akan adanya dua kali pemotongan suku bunga pada tahun 2025, terlepas dari meningkatnya ketidakpastian akibat kebijakan tarif impor Presiden AS Donald Trump.
Pemimpin The Fed Jerome Powell turut menyatakan bahwa inflasi yang didorong oleh tarif kemungkinan akan bersifat sementara dan menekankan ekonomi AS tetap tangguh, dengan risiko resesi yang cukup rendah.
Keterangan tersebut membuat kekhawatiran pasar yang berkembang akhir-akhir ini cukup mereda. Fokus investor saat ini tertuju pada data sektor ketenagakerjaan dan perumahan yang akan datang untuk kejelasan ekonomi lebih lanjut. (Ant/I-3)
UPAYA meningkatkan literasi dan inklusi aset kripto di kalangan mahasiswa terus diperkuat di tengah derasnya arus informasi terkait investasi digital.
Miliarder kripto Justin Sun menggugat perusahaan World Liberty Financial milik keluarga Donald Trump. Sun menuduh adanya skema ilegal dan pembekuan aset senilai miliaran dolar.
Inisiatif ini, diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pengguna, sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital.
Dua investor aset digital global, OKX Ventures dan HashKey Capital, resmi bergabung sebagai mitra strategis dalam pengembangan bursa kripto teregulasi di Vietnam
Indonesia Crypto Exchange (ICEx) resmi meluncur dengan dukungan 11 PAKD dan izin OJK, memperkuat ekosistem aset digital nasional di kancah global.
Pada pertengahan Maret 2026, harga Bitcoin sempat menyentuh angka US$73.000. Namun, seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah, harga terkoreksi ke level US$71.000-an.
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved