Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana melakukan inovasi terhadap pelayanan kereta api pada tahun ini. Inovasi itu berupa percepatan waktu tempuh ke beberapa daerah.
"Kita selalu melakukan evaluasi dan inovasi. Dalam waktu dekat ini, kira-kira di bulan September tahun ini, kita akan lakukan percepatan kembali waktu tempuh kereta ke beberapa daerah," kata Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo dalam acara Talkshow Transformasi KAI: Menjadi Moda Transportasi Masa Depan di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/5).
Didiek mengatakan, untuk merealisasikan percepatan waktu tempuh tersebut, pihaknya akan mengevaluasi beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti kecepatan kereta, waktu pemberhentian kereta di stasiun, rel kereta api, dan juga rangkaian kereta.
Baca juga : PT KAI Ajak Masyarakat Selalu Naik Kereta Api, Apa Alasannya?
"Setelah nanti dilakukan inovasi percepatan waktu tempuh, perjalanan masyarakat menggunakan kereta api akan begitu singkat. Jadi nanti Jakarta-Surabaya sudah tidak delapan jam lagi dan Jakarta-Yogyakarta juga sudah tidak enam jam lagi. Jadi ditunggu saja bulan September nanti," ujarnya.
Selain inovasi percepatan waktu tempuh, PT KAI juga akan terus melakukan percepatan dalam penyediaan kereta atau gerbong baru. Saat ini, beberapa kereta sudah menggunakan gerbong kereta new generation. Gerbong kereta tersebut sudah memiliki fasilitas yang sangat baik, seperti kursi penumpang kelas ekonomi yang sudah sendiri-sendiri dan sudah tidak berhadap-hadapan dengan sesama penumpang.
Selain itu, lanjut Didiek, untuk gerbong kelas bisnis, untuk kursi penumpang juga sudah diperbarui dan juga sudah ditambah untuk kapasitas penumpangnya.
"Sekarang untuk kereta baru sudah datang nih, pastinya kita akan terus percepat lagi penyediaan kereta atau gerbong barunya. Ke depannya, rel dan operasionalnya juga akan kita terus inovasikan, jadi ditunggu saja tahun ini," tandasnya. (Z-11)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data detail 130 perlintasan sebidang tak terjaga di wilayah Daop 1 Jakarta dari PT KAI.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Insiden tabrakan antara kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh KA Argo Bromo Anggrek yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka memicu perhatian serius terhadap tata kelola.
MTI menilai kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur jadi momentum perkuat prinsip 3E (Engineering, Enforcement, Education) demi keselamatan perlintasan sebidang.
Update kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka. Korban tewas dibawa ke RS Polri untuk identifikasi.
Tanggung jawab atas kecelakaan transportasi bersifat kompleks dan melibatkan berbagai aspek antara lain faktor operasional, teknis, sistem keselamatan, hingga pengawasan internal.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Tren mobilitas korporasi kini tidak lagi semata berfokus pada efisiensi dan keandalan, tetapi juga semakin menekankan aspek keberlanjutan.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan reaktivasi 14.000 km jaringan kereta api hingga 2045 dengan kebutuhan anggaran Rp1.200 triliun, fokus di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
KEMENTERIAN Perhubungan terus mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi nasional, khususnya di kawasan perkotaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved