Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR ekuitas sebagian besar menguat pada Selasa (12/3) setelah aksi jual hari sebelumnya. Fokusnya pada rilis data inflasi AS yang dapat memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.
Kinerja yang secara umum optimis itu terjadi meskipun kinerja di Wall Street tidak terlalu baik. Para analis pun memperingatkan reli baru-baru ini di seluruh ekuitas dapat terhenti karena investor mengunci keuntungan dan menilai prospek kebijakan moneter.
Ada banyak kegelisahan di lantai perdagangan menjelang laporan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) pada Februari yang akan dirilis hari ini setelah kenaikan mengejutkan di Januari yang melemahkan harapan bank sentral akan mulai menurunkan suku bunga lebih cepat. Pedagang berjangka kini memprediksi ada tiga kali pengurangan tahun ini dibandingkan dengan enam perkiraan pada awal tahun.
Baca juga : Kenaikan BI Rate Dinilai Belum Perlu
"Sangat penting untuk menghindari terulangnya rilis CPI terakhir," kata Stephen Innes dari SPI Asset Management. "Laporan lain yang serupa dengan laporan Januari dapat menimbulkan keraguan terhadap kebijakan penurunan suku bunga The Fed pada 2024. Jika inflasi muncul lagi, hal ini tidak akan sesuai dengan risiko."
Bursa saham Hong Kong terus maju dengan kenaikannya baru-baru ini, naik lebih dari tiga persen, dibantu oleh pembelian baru dari perusahaan-perusahaan teknologi. Ditambah lagi, data inflasi Tiongkok di atas perkiraan pada akhir pekan yang meredakan kekhawatiran terhadap perekonomian negara tersebut.
Raksasa elektronik Xiaomi melonjak lebih dari 10% setelah mengatakan akan memulai pengiriman kendaraan listrik pertamanya pada akhir bulan ini.
Baca juga : Harga Saham Tergelincir karena Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Baru
Peningkatan juga terjadi di Sydney, Seoul, Singapura, Taipei, Mumbai, dan Manila. Namun, Tokyo kembali melemah karena spekulasi yang beredar bahwa Bank of Japan pada minggu depan akan beralih dari kebijakan moneter ultra-longgar yang telah membantu memperkuat yen.
Shanghai, Wellington, dan Bangkok juga jatuh. London, Paris, dan Frankfurt bangkit pada pembukaan.
Para pedagang mengabaikan hari yang negatif di Wall Street. Investor telah mendorong ekuitas ke beberapa rekor tertinggi tahun ini. Para analis menyarankan reli tersebut bisa mereda.
"Saham kemungkinan besar sudah terlambat untuk melakukan konsolidasi atau bahkan periode penurunan moderat yang berkepanjangan di beberapa titik di tahun ini," kata Anthony Saglimbene dari Ameriprise. "Tanpa perubahan yang berarti dalam gambaran fundamental, kami menduga investor akan menyambut penurunan tersebut dan memperlakukan peristiwa tersebut sebagai peluang pembelian."
Prospek penurunan suku bunga AS tahun ini telah berperan dalam mendorong bitcoin ke rekor tertinggi baru dengan mata uang kripto itu mencapai puncaknya pada US$72,880. Langkah yang diambil oleh otoritas AS dan sekarang regulator di Inggris yang mengizinkan dana diperdagangkan di bursa (ETF) untuk unit tersebut juga telah memberikan dukungan dan membuka peluang bagi investor kelas baru. (AFP/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
Di saat dunia sudah berpindah ke teknologi kecerdasan buatan (AI) real-time trading, sebagian broker ritel di Indonesia masih bertahan dengan sistem trading saham lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved