Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROPERTI merupakan instrumen investasi yang diminati dan aman untuk masyarakat Indonesia karena sebuah hunian menjadi kebutuhan pokok manusia.
Selain itu, harga properti terus mengalami kenaikan, sehingga banyak masyarakat memilih properti sebagai investasi jangka panjang.
Untuk itu, memelihara dan merawat properti sebagai aset adalah hal yang perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi harga jual properti tersebut.
Salah satu faktor yang mempengaruhi harga properti adalah kondisi fisik,. Semakin kondisi fisiknya terawat, maka akan semakin tinggi nilai jualnya.
Hal ini juga yang perlu menjadi perhatian khusus bagi masyarakat di kala musim penghujan, seperti saat ini.
Curah hujan yang deras dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan kerusakan pada properti atau hunian, dinding menjadi mudah retak, halaman terendam air, hingga kerusakan-kerusakan pada furnitur rumah.
Selain itu, udara yang lembab juga akan menyebabkan kerusakan dan memicu pertumbuhan jamur dan lumut.
Baca juga: Bangun Sinergitas, bank bjb Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan pada properti atau hunian, Hardiansyah Ramadhan selaku Department Head Retail OK! Bank menjelaskan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan pemilik rumah.
“Di kala musim hujan datang, lakukan pemeriksaan rumah secara berkala untuk memastikan kerusakan yang ada dan pastikan beberapa titik seperti atap rumah, dan jalur listrik aman," kata Hardiansyah dalam keterangan, Rabu (28/12).
"Selain itu, jika ditemukan kerusakan pada rumah, kita bisa mulai melakukan perencanaan untuk melakukan renovasi, hal ini untuk menghindari kerusakan yang semakin parah," ucapnya.
"Dan yang terakhir, kita juga perlu menyiapkan dana tambahan yang memang khusus dipergunakan untuk renovasi rumah dan pastikan tidak akan mengganggu cash flow operasional sehari-hari,” papar Hardiansyah.
Melakukan perencanaan renovasi rumah harus dilakukan secara matang, agar tidak banyak menghabiskan biaya dan waktu.
"Untuk itu, bagi mereka yang berencana untuk melakukan renovasi rumah, cobalah untuk memiliki rincian dana dan mendiskusikan total pengeluaran dengan kontraktor kalian sehingga segala sesuatu sudah terukur seperti yang direncanakan," jelasnya.
Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah persiapan dana utama dan dana tambahan untuk berjaga-jaga jika ada pengerjaan tertunda dan membutuhkan waktu lebih lama.
Mengenai dana tambahan, OK! Bank memiliki beberapa program perbankan yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan dana tambahan melalui Program OK KTA-nya.
“Kami ingin mendukung masyarakat terhadap rencana jangka panjangnya dengan memiliki dana tambahan yang ideal dan strategis," ujar Hardiansyah.
"Salah satunya dengan persyaratan pengajuan KTA yang sederhana hanya dalam lima menit, sehingga memudahkan calon kreditur untuk mendapatkan dana tambahan dan membantu kreditur mewujudkan rencana yang dimilikinya” tuturnya. (RO/OL-09)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Penguatan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi strategi penting bagi perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang meningkat.
OJK menyampaikan kredit perbankan pada Februari 2026 tumbuh sebesar 9,37% menjadi sebesar Rp8.559 triliun secara year-on-year.
Kinerja Bank Mandiri dinilai tetap positif pada awal 2026, ditopang strategi ekspansi kredit yang agresif di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi kehati-hatian.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved