Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
START-up agritech Indonesia, eFishery memperoleh pendanaan seri C senilai US$90 Juta atau setara Rp1,28 triliun. Ini merupakan merupakan pendanaan terbesar di dunia yang diperoleh perusahaan rintisan di bidang teknologi akuakultur.
Selain fantastis dari sisi jumlah, para investor atau pendana yang ikut dalam pendanaan seri C ini juga tidak main-main. Ada Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India. Juga ikut serta the Northstar Group, Go-Ventures, Aqua-Spark, dan Wavemaker Partners.
Lalu untuk apa saja dana sebesar Rp1,28 triliun akan digunakan, berikut penuturan Co-founder sekaligus CEO eFishery Gibran Huzaifah dalam temu media,di Jakarta, Rabu (12/01).
Gibran mengatakan bahwa pendanaan kali ini akan dipergunakan untuk menumbuhkan tim dan membangun platform yang lebih baik
Sejak pendanaan terakhirnya, eFishery telah meningkatkan jumlah karyawannya tiga kali lipat, dengan total karyawan saat ini mencapai lebih dari 900 orang. Meskipun kantor pusat terletak di Bandung, lebih dari separuh karyawan bekerja secara jarak jauh karena kebijakan
yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA).\
“Pendanaan kali ini akan kami gunakan untuk merekrut tim secara agresif, khususnya talenta di bidang engineering dan pengembangan produk. Kami menargetkan untuk merekrut 1.000 karyawan baru tahun ini,” ujar Gibran .
eFishery butuh tim yang kuat untuk mewujudkan rencananya untuk memperluas keberadaannya bagi para pembudidaya ikan Indonesia. Serta juga untuk mendukung rencana perusahaan untuk ekspansi ke luar negeri.
"Jadi kami akan menginvestasikan pendanaan seri C ini untuk menumbuhkan tim, memperkuat produk dan operasional bisnisnya di Indonesia, dan berekspansi ke pasar regional," ujarnya.
Melalui solusinya yang berbasis teknologi, eFishery memodernisasi teknik budidaya sehingga hasil budidaya menjadi lebih baik. eFishery berambisi untuk mengakuisisi 1 juta pembudidaya dalam waktu 3-5 tahun ke depan.
“Hal terpenting yang selalu kami ingat adalah visi kami, yaitu memberi makan masyarakat global melalui akuakultur, karena akuakultur merupakan sumber protein hewani yang paling efisien dan bernutrisi tinggi. Di tahun 2050, akan ada 10 miliar orang yang harus diberi
makan, dan kami siap untuk mempersiapkan sektor ini untuk dapat memberi makan dunia,” tandas Gibran. (E-1)
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 resmi dibuka di Jakarta. Ajang ini menjadi peluang inovator Indonesia menembus pasar internasional dan memperkuat ekonomi.
Penutupan seluruh gerai Menantea yang dijadwalkan pada 25 April 2026 memicu perhatian publik, menyusul pengumuman dari pendirinya, Jerome Polin dan Jehian Panangian, melalui media sosial.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved