BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Indonesia: Peluang Inovator Lokal ke Global

Basuki Eka Purnama
28/4/2026 20:33
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Indonesia: Peluang Inovator Lokal ke Global
Ilustrasi(Freepik)

INDONESIA kembali mempertegas posisinya dalam kancah inovasi global melalui pembukaan BRICS Industrial Innovation Contest 2026 – Indonesia Overseas Qualifier. Ajang bergengsi ini hadir sebagai jembatan strategis bagi para inovator lokal untuk memperkuat ekonomi nasional sekaligus menembus ekosistem industri internasional.

Kompetisi ini merupakan bagian dari agenda besar Revolusi Industri Baru yang diusung negara-negara BRICS. Fokus utamanya adalah memperluas kerja sama konkret antara Tiongkok dan Indonesia, khususnya di sektor teknologi tinggi, investasi, serta pengembangan industri yang memiliki nilai tambah signifikan.

Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat, Teddy Sugianto, menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para inovator tanah air. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan pintu gerbang menuju jaringan industri global.

"Ajang ini merupakan bagian dari inisiatif BRICS dalam mendorong inovasi lintas negara, khususnya pada sektor Artificial Intelligence, Green Industry, Low-Altitude Technology, dan Energy Electronics," ujar Teddy dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (27/4/2026).

MI/HO

Kolaborasi Strategis dan Sektor Unggulan

Penyelenggaraan kompetisi ini melibatkan institusi berpengaruh, yakni International Economic and Technical Cooperation Center dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, dengan pelaksana teknis China Datang Overseas Investment Co., Ltd. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok global yang lebih kuat, di mana Indonesia berperan aktif di dalamnya.

Berikut adalah detail pelaksanaan dan sektor strategis yang menjadi fokus utama dalam kompetisi tahun ini:

Informasi Utama Detail Pelaksanaan
Tanggal Pelaksanaan 7 Mei 2026
Lokasi Hotel Borobudur, Jakarta
Batas Akhir Pendaftaran 5 Mei 2026, Pukul 23.59 WIB
Target Peserta Universitas, Lembaga Riset, Perusahaan, Startup, dan Komunitas Inovator
Sektor Fokus AI, Green Industry, Low-Altitude Tech, Energy Electronics

Empat Pilar Teknologi Masa Depan

Kompetisi ini menitikberatkan pada empat sektor yang dinilai akan menjadi penggerak utama ekonomi masa depan:

  • Artificial Intelligence (AI): Mendorong efisiensi dan produktivitas di berbagai lini industri.
  • Green Industry: Mendukung terciptanya ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan.
  • Low-Altitude Technology: Pengembangan teknologi drone dan sistem ruang udara cerdas.
  • Energy Electronics: Memainkan peran vital dalam transisi dan ketahanan energi nasional.

Akses Pendanaan dan Final Global di Xiamen

Proses penilaian akan dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, serta pakar industri. Peserta akan diuji melalui presentasi proyek dan sesi tanya jawab mendalam.

Pemenang atau proyek terbaik tidak hanya akan mendapatkan sertifikat resmi, tetapi juga rekomendasi eksklusif untuk melaju ke babak BRICS Industrial Innovation Global Final 2026 yang akan diselenggarakan di Xiamen, Tiongkok. Lebih dari itu, para finalis berpeluang mendapatkan akses pendanaan, koneksi ke jaringan industri Mata Uang Rupiah, hingga pendampingan untuk komersialisasi teknologi secara global.

Dengan dibukanya pendaftaran hingga 5 Mei mendatang, ajang ini diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya industri baru berbasis inovasi yang mampu menyerap lapangan kerja dan meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya