Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) mendorong pemerintah mengoptimalisasi penerimaan negara pada 2022. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan memanfaatkan pos penerimaan negara dari kepabeanan dan cukai.
Demikian disampaikan Anggota Banggar Hamka Kady saat menyampaikan laporan hasil rapat Panja dalam Rapat Kerja bersama pemerintah, Rabu (30/6). Hal pertama dari sisi kepabeanan dan cukai yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendongkrak penerimaan negara ialah melalui pengenaan cukai plastik.
“Meningkatkan penerimaan negara yang optimal, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi cukai melalui pemberlakuan pengenaan cukai plastik,” kata Hamka.
“Penerimaan cukai dapat diperluas, diantaranya dengan percepatan pengenaan cukai kantong plastik dan perluasan pengenaan cukai pada produk plastik, serta memulai proses regulasi untuk penerapan cukai terhadap soda dan pemanis makanan minuman,” sambungnya.
Baca juga : BCA Genjot Bisnis Konsumer Lewat BCA Kredit KPR
Pengambil kebijakan juga diminta untuk memperluas basis penerimaan kepabeanan dan cukai sembari mengembangkan pelayanan berbasis digital yang fokus pada user experience dan user friendly.
Selain itu Banggar mendorong pemerintah untuk menyempurkan proses bisnis di bidang pemeriksaan dan pengelolaan penerimaan kepabeanan dan cukai. Di saat yang sama pembuat kebijakan diharapkan mampu menguatkan kerja sama dengan Kementerian/Lembaga serta aparat penegak hukum dalam rangka pengamanan penerimaan negara.
Untuk menjalankan hal-hal tersebut, kata Hamka, pemerintah perlu untuk memperhatikan strategi dan kebijakan yang sistematis untuk mengantisipasi ketidakpastian yang timbul akibat pandemi covid-19. Banggar juga mendorong agar pemerintah memastikan perencanaan penerimaan kepabeanan dan cukai tahun 2022 dapat direalisasikan.
“Pemerintah agar memperbaiki perencanaan penerimaan negara pada tahun 2022 dan memastikan angka penerimaan negara yang nantinya ditetapkan dapat terealisasikan sehingga memberikan kepastian terhadap setiap belanja negara dan pembangunan yang direncanakan,” pungkas Hamka. (OL-7)
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPKĀ sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved