Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyatakan indikator perbankan masih menunjukan rentang yang aman. Namun, risiko kredit perbankan harus diwaspadai.
Mengingat adanya dampak restrukturisasi kredit, yang menjadi bantalan sektor riil di masa pandemi covid-19. Kondisi ini terlihat dari indikator rasio simpanan terhadap pinjaman (LDR) perbankan pada level 82,79% per Oktober 2020.
Sedangkan, permodalan bank masih ajeg di level 23,74%. Tak hanya itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) per Oktober 2020 masih tumbuh dua digit di level 12,12%.
Baca juga: BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,75%
Adapun kredit perbankan hanya tumbuh 0,47% menjadi Rp5.480 triliun. Walaupun trennya membaik dari periode September yang tumbuh 0,12%, atau penyaluran kredit senilai Rp5.531 triliun. Kredit masih terkontraksi baik secara year to date maupun year on year.
"Bank masih wait and see dan permintaan kredit dari masyarakat juga belum tumbuh, karena sektor riil masih terdampak,” jelas Direktur Eksekutif Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto dalam seminar virtual, Rabu (25/11).
“Isunya nanti gap pertumbuhan antara DPK dan kredit. Pada akhirnya akan membebani profit bank," imbuhnya.
Pemulihan sektor riil dan konsolidasi bisnis perbankan menjadi prioritas OJK. Mulai ada titik terang dari kabar vaksin covid-9. Namun, debitur sektor riil masih perlu waktu, agar perekonomian kembali pulih. Serta, dapat memberikan stimulus demand ke perbankan dari sisi kredit.
Baca juga: Transaksi Digital Lebih dari 5 Menit, Awas Diretas
Hingga 2 November 2020, realisasi restrukturisasi mencapai Rp934,8 triliun dari 7,55 juta debitur. Dengan rincian, 5,85 juta atau total Rp371,1 triliun merupakan pelaku UMKM. Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020, kebijakan restrukturisasi diperpanjang selama satu tahun ke depan terhitung sejak 31 Maret 2021.
"Kebijakan stimulus ini tidak lagi murni stimulus. Kami juga mengingatkan industri perbankan terkait aspek prudensialnya. Mereka harus mengidentifikasi debitur yang eligible untuk mendapat perpanjangan restrukturisasi,” pungkas Anung.
Meski vaksin covid-19 menjadi katalis positif, namun perlu diantisipasi jika situasi pandemi berlanjut. Serta, debitur yang belum dapat pulih.(OL-11)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Penguatan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi strategi penting bagi perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang meningkat.
OJK menyampaikan kredit perbankan pada Februari 2026 tumbuh sebesar 9,37% menjadi sebesar Rp8.559 triliun secara year-on-year.
Kinerja Bank Mandiri dinilai tetap positif pada awal 2026, ditopang strategi ekspansi kredit yang agresif di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi kehati-hatian.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved