Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI), selama 2018, menaikkan suku bunga acuan BI 7 days reverse repo rate sebanyak 175 basis point atau 175%.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi keluarnya dana asing lantaran Bank Sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan mereka. Dengan upaya itu pula, nilai tukar rupiah masih bisa distabilkan.
Positifnya, meski bunga acuan dinaikkan, bunga kredit perbankan tidak ikut melonjak.
"Kita lihat bagaimana kenaikan bunga kebijakan moneter tak berdampak ke bunga kredit. Ini bisa terjadi karena BI telah menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memitigasi risiko-risiko yang berpotensi muncul dalam sistem keuangan," ujar Perry di Jakarta, Jumat (3/5).
Kendati demikian, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta BI dapat melonggarkan suku bunga acuan setidaknya 50 bps.
Menurut Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani, saat ini, pascapelaksanaan pemilu yang berjalan dengan lancar dan kondusif, dunia usaha sangat percaya diri. Hal itu tentu harus direspon dengan kebijakan yang mampu mengangkat situasi menjadi semakin baik ke depan.
Hariyadi Sukamdani menyatakan, dunia usaha menyambut baik penyelenggaraan pemilu yang kondusif sehingga saat ini kepercayaan diri para pengusaha mulai pulih. Maka dengan kebijakan bunga yang rendah bisnis dapat berjalan dengan lancar.
"Saat ini kepercayaan diri para pengusaha sangat tinggi, jadi BI harus mengambil posisi untuk memanfaatkan momentum. BI bisa mengambil kesempatan untuk mengoreksi, mengkaji lagi untuk bisa turun dan ini akan positif," tuturnya.
Baca juga: BI Terbitkan Pedoman untuk Sikapi Ketidakpastian Ekonomi Dunia
Sejauh ini, perbankan masih menjadi tumpuan utama para pelaku usaha untuk mendapatkan pendanaan dibandingkan pasar modal. Namun, yang menjadi persoalan, perbankan masih mengenakan bunga pinjaman yang tinggi sekitar 10%.
"Dengan berbagai alasan, perbankan tidak pernah mengikuti apa yang diharapkan sektor riil, suku bunga lending masih double digit," ucap Hariyadi
Dia berharap, dengan turunnya suku bunga acuan, bunga pinjaman juga bisa semakin ditekan. Dengan begitu, pengusaha bisa lebih leluasa untuk mencari pendanaan dan melakukan ekspansi usaha.
Saat ini suku bunga acuan BI berada di level 6%. Itu sudah bertahan sejak November 2018. (A-5)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Akademisi UI William menilai Anthony Leong memenuhi kriteria jujur, amanah, dan cerdas untuk memimpin Hipmi menghadapi tantangan digitalisasi global.
Forum bisnis RI–Tiongkok di Xiamen membuka peluang transaksi puluhan miliar rupiah, tetapi kesiapan pengusaha nasional masih jadi sorotan.
Meskipun masih banyak tersedia bahan pengganti yang ramah lingkungan, namun tidak seluruhnya dapat menggantikan plastik untuk menunjang gerak usaha.
Kabar duka, Michael Bambang Hartono pemilik Grup Djarum meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15. Simak profil dan kontribusinya.
Sandiaga menekankan bahwa tantangan ekonomi saat ini membutuhkan pengusaha muda yang memiliki agility (kelincahan) dan integritas tinggi.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved