Forum Global Indonesia-Tiongkok Buka Akses Pasar

 Gana Buana
19/4/2026 18:18
Forum Global Indonesia-Tiongkok Buka Akses Pasar
Forum bisnis Indonesia-Tiongkok yang digelar di Xiamen.(Dok. MI)

FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok yang digelar di Xiamen awal April lalu menghasilkan penjajakan kerja sama senilai puluhan miliar rupiah. Namun, di balik potensi transaksi tersebut, isu kesiapan pelaku usaha nasional untuk bersaing di level global justru menjadi sorotan utama.

Dalam agenda B2B Matchmaking Sessions yang mempertemukan ratusan perusahaan lintas kawasan, mulai dari Tiongkok, Timur Tengah, Amerika Utara hingga Eropa, delegasi Indonesia mencoba membuka akses ke sektor-sektor industri masa depan seperti energi terbarukan, manufaktur cerdas, hingga kecerdasan buatan.

Sebanyak 24 pengusaha Indonesia dari berbagai daerah ikut serta, mewakili spektrum usaha dari UMKM hingga industri besar. Forum ini memfasilitasi pertemuan langsung dengan mitra global, dengan belasan kerja sama disebut telah masuk tahap kesepakatan awal, sementara puluhan lainnya masih dalam proses penjajakan.

Direktur Utama PT Arsewi Nusantara Investama, Zainul Yasni, yang turut membawa delegasi Indonesia dalam forum tersebut, menilai peluang kolaborasi terbuka lebar, tetapi belum diimbangi kesiapan domestik.

“Masalahnya bukan sekadar akses. Banyak pelaku usaha kita masih perlu naik kelas untuk bisa benar-benar bersaing,” kata Zainul.

Ia menilai Indonesia memiliki daya tarik besar dari sisi pasar dan pertumbuhan ekonomi, tetapi membutuhkan strategi kolaborasi yang lebih konkret, terutama dengan negara yang unggul dalam teknologi dan produksi seperti Tiongkok.

Di sisi lain, keterlibatan perusahaan Indonesia dalam forum global semacam ini juga menegaskan ketergantungan pada kemitraan luar negeri untuk mendorong transformasi industri dalam negeri. Kolaborasi dinilai penting, tetapi berisiko jika tidak diiringi penguatan kapasitas domestik.

Zainul menambahkan, model industrialisasi Tiongkok yang terstruktur dan masif menjadi referensi, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan, mulai dari kesiapan SDM hingga ekosistem industri yang belum merata. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya