Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEBAT publik merupakan bagian penting dalam rezim demokrasi.
Debat berguna sebagai sarana bagi rakyat di negara demokratis mengetahui program kerja kandidat. Debat juga bisa meningkatkan partisipasi pemilih, terutama mereka yang belum menentukan pilihan.
Debat bukan omong kosong atau demi show semata, melainkan memiliki fungsi demokratis, yang telah dibuktikan lewat penelitian-penelitian ilmuwan politik dunia.
Itulah sebabnya, negara-negara yang menganut demokrasi menyelenggarakan debat dalam pemilihan umum.
Lewat debat itulah kita bisa melihat ke balik gegap gempita kampanye, menyibak segala citra manis yang diperlihatkan para kandidat saat menemui konstituen di lapangan.
Debat publik ibarat ring bagi petinju.
Laiknya petinju profesional, nyali maju saja tidak akan berarti tanpa strategi matang.
Calon wajib memahami medan. Itu artinya mereka harus memahami problem Jakarta sebagai ibu kota negara.
Debat yang demikianlah yang kita harapkan dari tahapan debat resmi dalam Pilkada DKI 2017 yang telah dimulai tadi malam.
Di putaran pertama itu tema yang diangkat ialah Pembangunan sosial ekonomi untuk Jakarta.
Pembangunan sosial ekonomi bisa dikatakan tantangan sebenarnya ketimbang sekadar pembangunan infrastruktur di Ibu Kota.
Itu disebabkan infrastruktur di Jakarta relatif telah memadai daripada provinsi lain.
Instrumen pembangunan sosial ekonomi bukan sekadar mencontoh atau mencomot pembangunan yang ada di kota-kota lain di dunia.
Begitu pula pembangunan sosial ekonomi, bukan sekadar menjanjikan pembagian dana ke kelompok ataupun pengurus lingkungan.
Pembangunan sosial ekonomi ialah paduan sistem modern dan kecakapan memahami kultur warga.
Keberhasilan pembangunan bukan hanya jangkauan horizontal, melainkan juga vertikal.
Itu artinya pembangunan sosial ekonomi harus menjangkau hingga masyarakat terbawah.
Idealnya debat dapat memengaruhi swing voter atau pemilih yang belum menentukan pilihan untuk berpartisipasi dalam pilkada DKI.
Secara kuantitatif, semakin banyak pemilih, semakin berkualitas pula demokrasi.
Di sisi lain, para pemilih mesti membuka mata, hati, dan pikiran untuk menjatuhkan pilihan secara rasional, bukan emosional.
Perhatikan dengan saksama proses debat karena ia bisa mengantarkan pemilih pada pilihan rasional.
Sudah saatnya setiap pemilih menjadi pemilih cerdas, yang memilih berdasarkan logika dan program kerja.
Kekuatan debat inilah yang mestinya juga dipahami benar-benar oleh ketiga pasangan kandidat.
Sudah bukan masanya sesumbar janji atau meraih simpati dengan sentimen kesukuan, agama, ataupun golongan.
Pantaslah para warga Jakarta mempertimbangkan baik-baik apa yang disampaikan ketiga pasangan cagub-cawagub, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Di pundak para kandidatlah misi debat sebagai pencerdas masyarakat harus ditunaikan.
Dalam pertarungan, ketiga pasangan mesti menunjukkan kualitas terbaik bukan saja sebagai pemimpin, melainkan juga sebagai bagian dari bangsa yang ingin maju dalam kebersamaan.
Jabatan bukan satu-satunya kemenangan.
Keberhasilan sejati ialah ikut mengukuhkan pilar demokrasi yang selama ini membesarkan bangsa.
Bagaimanapun, debat ialah tentang kata-kata. Akan tetapi, kata-kata itu ialah pembuktian.
Pembuktian bahwa kata-kata kandidat selaras dengan perbuatan para kandidat di masa lalu, kini, dan kelak ketika salah satunya terpilih sebagai Gubernur DKI.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved