Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN antara tokoh pers nasional Surya Paloh dan para pemimpin redaksi media nasional yang tergabung dalam Forum Pemred, tadi malam, menunjukkan komitmen kuat bahwa kebebasan pers wajib dijaga. Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
Namun, kemuliaan itu bisa tergerus, bahkan tergelincir ke level yang rendah bila kebebasan dimaknai sebagai sikap bebas yang sama sekali tidak dilekatkan tanggung jawab. Itulah kebebasan yang kebablasan, yang justru merusak muruah kemuliaan pers.
Maka, komitmen menjaga kebebasan pers yang penuh dengan tanggung jawab tersebut menjadi amat relevan untuk digaungkan saat ini. Apalagi, kita menyaksikan residu dari keterbukaan dan kebebasan yang tidak disertai tanggung jawab dan literasi yang cukup itu terbukti melahirkan banyak disinformasi, misinformasi, bahkan produksi dan reproduksi hoaks.
Surya Paloh sebagai tokoh pers yang pernah mendapatkan Bintang Mahaputra Utama (2015) dan Medali Kepeloporan (2024) atas idenya mendirikan Metro TV, televisi berita pertama 24 jam di Indonesia, tentu risau dengan kondisi seperti itu. Kerisauan yang sama disuarakan oleh Forum Pemred, yang dalam berbagai kesempatan mengajak publik untuk memerangi hoaks, disinformasi, dan misinformasi.
Kerisauan tersebut membentuk simpul yang sama sehingga sangat penting untuk terus-menerus disuarakan. Apalagi, indeks literasi media masyarakat Indonesia masih belum memuaskan kendati naik dari waktu ke waktu. Dalam skala 5, tingkat indeks literasi media bangsa ini masih di angka 3,4.
Terlebih lagi, dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, jelas-jelas ditabalkan bahwa pers yang bertanggung jawab adalah pers yang menjalankan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya dengan berlandaskan kaidah-kaidah jurnalistik.
Secara lebih konkret, definisi itu dapat dipahami dari beberapa prinsip dalam undang-undang berupa taat hukum dan norma; menjalankan fungsi pers; serta menjaga profesionalitas pers dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak beriktikad buruk, melakukan verifikasi sebelum publikasi, dan menghormati hak jawab serta hak koreksi.
Tanggung jawab berarti pula tidak menyalahgunakan kebebasan. Kebebasan pers dijamin, tetapi harus digunakan secara bertanggung jawab dengan tidak menyebarkan fitnah atau hoaks, menghasut, atau merugikan kepentingan umum.
Jadi, pers Indonesia hakikatnya adalah pers yang bebas, tetapi tetap tunduk pada hukum, etika jurnalistik, serta kepentingan publik, dengan mengutamakan kebenaran dan keadilan dalam setiap pemberitaan.
Maka, spirit kembali memuliakan kebebasan pers dengan tanggung jawab penuh adalah keniscayaan. Apa yang disepakati Surya Paloh sebagai tokoh pers nasional dan Forum Pemred dalam silaturahim dan halalbihalal di NasDem Tower tidak hanya layak diapresiasi, tetapi juga niscaya menjadi gerakan bersama.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved