Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA dan merawat Indonesia merupakan tugas suci seluruh warga negara, terutama para pemimpin formal dan informal. Salah satu cara merawatnya ialah dengan mengedepankan perilaku saling menghormati dan konsisten menjalankan kesepakatan bersama.
Konsistensi menjalankan kesepakatan bersama itulah yang menjadi ujian sesungguhnya saat menggelar Aksi Bela Islam III pada hari ini. Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 28 November bersepakat menggelar aksi superdamai berupa gelar sajadah untuk salat Jumat, yang diawali zikir dan istigasah.
Terang benderang aksi hari ini bisa disebut ibadah. Ibadah harus dijaga kesuciannya. Di dalamnya pantang terkandung niat atau perbuatan yang mengotori kesuciannya.
Aksi hari ini jelas berbeda dengan sebelumnya. Aksi sebelumnya meneriakkan tuntutan agar Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum. Proses hukum sudah berlangsung, bahkan berkasnya sudah diserahkan ke pengadilan.
Kesepakatan para pihak untuk menggelar ibadah sama sekali tidak meniadakan hakikat kemerdekaan menyatakan pendapat di muka umum yang sepenuhnya dijamin konstitusi. Kebebasan di ruang publik harus dikelola secara dewasa dalam rangka 'melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia'.
Sangat tidak mungkin membiarkan aksi yang substansinya ibadah itu berkembang dan berhenti sekehendak hati. Demi kemerdekaan kolektif, kebebasan memang memerlukan rambu-rambu. Rambu-rambunya tidak sebatas yang tertulis, tetapi juga hal-hal yang disepakati. Misalnya, aksi hanya dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pukul 08.00-13.00 WIB.
Sudah lama kita merindukan aksi demonstratif yang memperlihatkan sisi-sisi keadaban publik, sebuah aksi yang membanggakan karena berlangsung tertib, bersih, dan terkendali. Apalagi, aksi itu berbalut kegiatan keagamaan. Jika agama didudukkan pada tempat yang benar, sungguh ia akan memancarkan rasa damai dan tenteram.
Rasa damai dan tenteram itulah yang selalu terbang jauh saat unjuk rasa dilakukan. Demonstrasi yang menyebabkan kemacetan telah merenggut kemerdekaan orang lain. Unjuk rasa yang menyebabkan perusakan terhadap sarana umum juga merenggut hak orang lain untuk menikmati kenyamanan.
Harus tegas dikatakan bahwa kebenaran tidak bisa didikte aksi apa pun dengan jumlah massa berapa pun. Salah dan dihukumnya seseorang merupakan kewenangan pengadilan. Salah dan dihukumnya seseorang bukan ranah kekuatan massa. Jika itu dilakukan, pintu tirani terbuka lebar.
Apresiasi harus diberikan kepada demonstran yang menuntut kasus penistaan agama diproses hukum. Acungan dua jempol juga diberikan kepada penyidik kepolisian, pun kejaksaan dan kelak pengadilan, yang mampu merampungkan penyidikan perkara Basuki dalam tempo relatif singkat.
Elok nian bila perjuangan dari jalanan berpuncak pada gelar sajadah hari ini. Kita percaya ibadah hari ini berlangsung aman dan damai. Namun, itu tidak berarti mengendurkan kewaspadaan kita terhadap ikut campurnya para penyusup dan penunggang. Polri sendiri berkomitmen menindak siapa pun yang mencoba mengail di air keruh.
Kini saatnya kita percayakan hukum untuk bekerja guna menemukan kebenaran dan keadilan sejati. Kebenaran dan keadilan tidak bisa didikte unjuk rasa yang setiap hari berlangsung di jalanan. Sekali hukum dipercaya sebagai panglima, selamanya pula kita yakin bahwa kebenaran dan keadilan itu hanya bisa diperjuangkan di ruang pengadilan. Itulah yang disebut konsistensi sikap dan perbuatan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved