Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SINYALEMEN bahwa terorisme belum habis di negeri ini memang benar adanya. Masih hidupnya sel-sel teroris itu kembali mendapat pembuktian, kemarin, ketika seorang kader muda teroris yang mengaku simpatisan jaringan Islamic State (IS) menyerang Kapolsek Tangerang Komisaris Effendi bersama dua anggota kepolisian lainnya.
Fakta itu membuktikan teroris masih berkeliaran di sekitar kita. Radikalisme terus menyebar sekalipun beberapa gembongnya sudah ditangkap. Tanpa kita sadari, racun-racun terorisme terus diembuskan terutama kepada kaum muda dengan pemahaman keagamaan yang masih labil dan gamang. Mereka disiapkan untuk menebar teror dan menghadirkan rasa takut di tengah masyarakat.
Kali ini yang disasar teroris-teroris itu ialah aparat keamanan dan penegak hukum. Akan tetapi, mesti diingat pula bahwa kekerasan dan teror itu sering kali tak memandang sasaran. Atas nama ideologi, mereka bisa menyasar siapa saja, termasuk orang-orang tidak bersalah dan tidak tahu-menahu.
Kejadian di Tangerang, kemarin, lagi-lagi harus dibaca sebagai peringatan kepada pengelola negeri ini untuk jangan sekali-kali mengendurkan kewaspadaan terhadap ancaman terorisme. Jangan pernah menganggap enteng karena ancaman itu nyata, bahkan semakin nyata, semakin terang-terangan.
Kewaspadan dan penanganan terorisme tak bisa dilakukan sporadis, hanya menguat setelah ada kejadian dan kemudian melempem ketika dalam periode tertentu tidak ada ancaman teror. Padahal, dalam jeda itu, boleh jadi jaringan-jaringan teroris tersebut sedang menyiapkan teror-teror baru dengan strategi dan sasaran yang baru pula. Mereka terlihat diam, tapi sebetulnya sel-sel jaringan mereka terus bergerak mencari 'kader' baru.
Kita sepakat insiden di Tangerang harus diusut tuntas. Gali motivasi pelaku, cari dalangnya untuk mengurai jejaring yang lebih luas. Penanganan yang tuntas atas kejadian itu setidaknya akan mengurangi kecemasan publik terhadap ancaman lanjutan.
Namun, yang jauh lebih esensial dilakukan pemerintah dengan para aparat ialah memastikan ruang publik tidak dikuasai kelompok radikal dan pelaku teror. Untuk itu, seperti yang sudah kerap kita ingatkan, penanggulangan terhadap terorisme secara menyeluruh harus terus diprakarsai.
Penanggulangan tentu saja tak hanya terkait dengan penindakan, tapi juga pencegahan dan pemulihan atau deradikalisasi. Pencegahan teror mesti terus dipromosikan dengan strategi dan pendekatan yang tepat. Penguatan jaringan intelijen negara juga menjadi sebuah keutamaan dan keharusan. Semua itu diupayakan untuk mematikan sel-sel terorisme sebelum mereka mampu bermutasi. Akar terorisme harus dibabat sebelum mereka sempat bertumbuh.
Revisi UU Terorisme, yang menurut kabar pengesahannya bakal molor menjadi tahun depan dari seharusnya Oktober 2016 ini, sudah semestinya menjadikan langkah pencegahan komprehensif sebagai prioritas penanggulangan. Tanpa itu, kejahatan kemanusiaan bernama terorisme itu mungkin akan terus menjadi ancaman negeri ini.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved