Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI proyek raksasa yang bersentuhan langsung dengan lingkungan dan kehidupan sosial, wajar jika reklamasi Teluk Jakarta diwarnai pro dan kontra. Namun, tatkala kajian tepercaya mengatakan tak ada yang keliru dalam proyek itu, tak ada alasan untuk terus menundanya. Silang pendapat memang begitu akrab dengan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Banyak yang menilai proyek itu lebih banyak mudaratnya sehingga harus dihentikan. Namun, tak sedikit pula yang berpandangan bahwa reklamasi Teluk Jakarta ialah proyek yang sarat dengan manfaat bagi kita semua sehingga harus secepatnya dilanjutkan.
Bermanfaat bagi kita semua, itulah yang bisa kita sarikan dari pendapat Emil Salim dalam diskusi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (4/10). Dengan lugas Emil menyatakan proyek reklamasi di Teluk Jakarta bukanlah kebijakan yang salah. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, reklamasi Teluk Jakarta akan memberikan banyak faedah. Reklamasi, misalnya, bisa menghimpun air tawar yang lama-kelamaan akan langka. Reklamasi Teluk Jakarta juga bakal menambah daratan Ibu Kota dan memperluas Pelabuhan Tanjung Priok tanpa harus menutup aksen nelayan ke laut. Reklamasi akan efektif pula untuk mencegah kenaikan air laut yang bisa menenggelamkan Jakarta.
Emil jelas punya kapasitas untuk berbicara soal reklamasi Teluk Jakarta. Emil termasuk ahlinya karena ia ekonom andal sekaligus pemikir dan pegiat langsung lingkungan. Di masa Orde Baru, Emil Salim dipercaya menjadi menteri lingkungan hidup selama 15 tahun. Sampai sekarang pun, kepeduliannya terhadap lingkungan tak diragukan. Jika menilik latar belakangnya, tak berlebihan jika pendapat Emil Salim soal reklamasi Teluk Jakarta kita jadikan rujukan untuk melanjutkan proyek tersebut. Terlebih, pilihan reklamasi merupakan konsep anak bangsa sendiri yang oleh Emil dipertemukan dengan para ahli dari Belanda untuk adu gagasan pada 2013.
Betul bahwa proyek itu kini dinodai perilaku koruptif yang diduga dilakukan mantan anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi. Namun, kasus itu merupakan ulah buruk orang per orang sehingga sangat tidak tepat jika kemudian dijadikan penghalang reklamasi. Investor perlu kepastian dalam berinvestasi. Pengembang pun berani menggelontorkan dana selangit untuk mereklamasi Teluk Jakarta karena sudah ada pijakan hukum. Meski pijakan hukum itu belakangan diperdebatkan lantaran tumpang tindih, sangat tidak patut jika investor yang menjadi korban.
Keputusan untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta mesti secepatnya diambil. Namun, kita juga mengingatkan kepada pengembang untuk selekasnya pula memenuhi syarat-syarat yang diminta pemerintah, salah satunya analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang diperbaiki.
Reklamasi Teluk Jakarta dirancang untuk meningkatkan ruang sosial, ekonomi, mitigasi bencana, dan daya dukung terhadap lingkungan. Kajian berkelas dari orang-orang yang punya kapasitas juga telah menyebutkan tak ada yang keliru dalam proyek itu. Dengan demikian, tidak ada satu pun dalih dan pembenaran untuk tidak menyegerakan kelanjutan reklamasi Teluk Jakarta. Segera melanjutkan proyek itu merupakan keputusan bijak yang sangat ditunggu. Reklamasi Teluk Jakarta ialah konsep hebat anak bangsa yang pantang dibiarkan mangkrak dan sia-sia.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved