Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEROMBAKAN kabinet pada hakikatnya dilakukan untuk membuat kabinet itu lebih solid, lebih efektif, dan lebih gesit bekerja. Hakikat itulah yang menjadi semangat dalam perombakan jilid II Kabinet Kerja oleh Presiden Joko Widodo, kemarin. Perombakan kabinet merupakan hal biasa dalam bertata negara. Perombakan kabinet merupakan hal yang lumrah, bahkan sebuah kemestian ketika dibutuhkan. Pun dengan perombakan yang dilakukan Jokowi kali ini.
Sebanyak 13 posisi menteri dan setingkat menteri diganti atau ditukar posisi, serta 9 nama baru masuk jajaran kabinet. Presiden sudah pasti punya alasan sangat kuat untuk kembali menggunakan hak prerogatif dalam mengangkat dan memberhentikan menteri-menterinya. Seperti halnya perombakan jilid I pada Agustus tahun lalu, reshuffle jilid II dilakukan sebagai jawaban atas tantangan yang penuh dinamika dan selalu berubah.
Jokowi tentu tidak asal-asalan mengganti atau menukar posisi para pembantunya. Sebagai komandan, ia ingin pasukannya lebih kompak dan lebih cepat dalam bekerja. Ia tak ingin lagi kabinetnya berkutat dalam kegaduhan dan disibukkan perseteruan internal. Harus kita katakan, meski sudah pernah dirombak, Kabinet Kerja belum sepenuhnya padu. Di antara menteri masih ada yang saling berseberangan, saling menyalahkan, bahkan saling serang. Celakanya lagi, pertikaian itu sering diumbar ke publik sebagai tontonan yang memuakkan.
Perlu kita ingatkan, meski hasil survei terbaru menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK kian mantap, masih banyak hal yang masih merisaukan rakyat. Perihal pemenuhan kebutuhan pokok, pemerataan kesejahteraan, penyerapan tenaga kerja, dan penindakan terhadap kasus korupsi masih jauh dari memuaskan.
Kabinet hanya bisa efektif menuntaskan persoalan-persoalan tersebut jika mereka solid. Amat tidak mungkin kabinet bisa maksimal memutar roda pembangunan jika mereka berpecah belah. Rakyat berharap perombakan jilid II betul-betul membangun soliditas sehingga kinerja kabinet lebih efektif, lebih cepat, dan lebih optimal.
Merupakan hal yang wajar apabila perombakan kabinet disambut pro dan kontra. Sah-sah saja jika ada yang mempersoalkan kenapa si A diganti padahal kinerjanya bagus, sementara si B, si C, atau si D tak tersentuh kendati kerja mereka tak jelas. Namun, akan lebih bijak jika kita memberikan kesempatan kepada para menteri terpilih untuk membuktikan bahwa mereka memang layak dipilih Presiden.
Keraguan publik semestinya menjadi penyemangat bagi menteri-menteri baru dengan kapasitas dan kapabilitas belum teruji untuk unjuk kemampuan. Muka-muka lama yang mendapat sorotan miring, tetapi tetap dipertahankan pun sudah seharusnya melipatgandakan kinerja. Kita yakin pilihan Presiden akan membuat kinerja pemerintah semakin baik. Fakta bahwa perombakan kabinet jilid II disambut positif oleh pasar membuktikan bahwa langkah Presiden berada di rel yang benar. Itulah modal berharga yang harus terus dipupuk dan dipelihara agar reshuffle kali ini tak sia-sia.
Meski perombakan kabinet merupakan hal yang wajar, tak elok pula bila para menteri terlalu kerap berganti. Reshuffle kali ini harus membuahkan kabinet yang benar-benar kompak dan andal sehingga tak ada lagi reshuffle jilid III, IV, dan seterusnya. Apalagi, masa kepemimpinan Jokowi-JK tinggal tiga tahun, sementara masih banyak tantangan terutama di bidang ekonomi yang menghadang.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved