Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIK dan semua produk turunannya mestinya selalu bervisi jangka panjang. Sangat tidak elok bila politik terjebak pada kepentingan sesaat. Namun, ironisnya itulah yang acap terjadi di negeri ini. Politik amat sering dimanfaatkan untuk menggapai tujuan-tujuan sempit dan jangka pendek tanpa memedulikan masa depan. Masalahnya politik jangka pendek identik de¬ngan penghambaan pada kepentingan kelompok, bukan pada kepentingan publik. Politik pun makin menjauh dari tujuan mulianya untuk memberikan maslahat bagi rakyat.
Belakangan ini kita sedang disuguhi tontonan amat gamblang contoh sebuah manuver politik reaktif yang rela me¬ngorbankan visi masa depan demi kepentingan sesaat. Sebuah pertunjukan akrobat yang tak sungkan mempertaruhkan kepentingan bangsa hanya untuk memenangi pertarungan politik di tingkat daerah.
Keinginan tiba-tiba sejumlah partai politik untuk menaik¬kan syarat dukungan bagi calon perseorangan di pilkada sebetulnya mudah ditebak. Langkah itu amat mungkin merupakan reaksi dari dinamika politik yang luar biasa setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memutuskan maju sebagai calon perseorangan pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017. Wacana revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada pun mereka gulirkan demi mengegolkan ‘target’ tersebut.
Tak perlu mata seorang ahli, dengan terang benderang publik bisa melihat gerakan para politikus di DPR itu lebih didasari nafsu menjegal seseorang ketimbang keinginan untuk menyempurnakan regulasi.
Dengan berbagai cara, publik membaca tujuan mereka hanya satu, yakni menghambat gerakan Ahok yang menurut mereka telah mengerdilkan peran parpol di kancah perpolitikan. Saking mudahnya ditebak, akrobat tanpa seni yang ditunjukkan sejumlah parpol itu pun, seperti biasa, tak mendapat respons positif dari masyarakat. Yang ada justru tentangan kuat karena para politikus pengusul revisi tersebut dianggap sedang menjauhkan jarak antara publik dan partai politik. Jarak antara keduanya yang sudah jauh malah akan kian jauh dengan polemik itu. Jika rencana revisi itu betul-betul dilaksanakan, bukan tidak mungkin akan jadi pintu masuk bagi kian tenggelamnya citra parpol di mata publik.
Amat disayangkan bila konsekuensi yang berat itu harus kita ambil hanya demi memuaskan nafsu politik sebagian kelompok yang merasa kepentingan mereka terganggu oleh majunya Ahok melalui jalur calon perseorangan itu. Sesuatu yang bahkan menurut Mahkamah Konstitusi sudah sesuai dengan konsep demokrasi deliberatif itu mestinya sama-sama dihormati, bukan malah diutak-utik untuk memenangkan kepentingan kelompok tertentu. Terminologi demokrasi deliberatif bermakna demokrasi yang bertujuan tercapainya aspirasi-aspirasi setiap pihak, baik individu maupun kelompok, tersalurkan dengan sempurna tanpa adanya intervensi atau campur tangan dari pihak lain.
Dengan spirit itu, sudah semestinya semua pihak saling menghormati. Keberadaan calon perseorangan di pilkada bukan untuk menggerus peran parpol dalam demokrasi politik kita. Karena itu, tidak seharusnya pula parpol resah dan punya keinginan mengebiri calon perseorangan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved