Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto agar para wakil rakyat, pejabat, dan elite mendengar suara rakyat merupakan peringatan amat penting. Penting karena seruan itu sejatinya mengajak ke jati diri para elite, yakni mereka diberi mandat oleh rakyat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
Selaku kepala negara, Prabowo meminta anggota dewan dan pejabat di level mana pun untuk menjalankan amanat sebagai wakil rakyat, peka terhadap keadaan masyarakat, dan selalu berpihak kepada rakyat. Kendati seruan itu bukan sesuatu yang baru dari pernyataan Kepala Negara, tetap saja relevan. Apalagi di tengah situasi negeri ini yang dalam beberapa waktu terakhir diliputi oleh kemuraman.
Para aktivis, kaum intelektual kampus, media massa, dan mahasiswa pasti sudah berulang kali meminta dan mengingatkan jati diri para pengemban amanat rakyat tersebut.
Undang-Undang Dasar 1945 juga telah menegaskan bahwa kedaulatan negara berada di tangan rakyat, bukan dalam genggaman pemerintah atau DPR.
Pemerintah berperan sebagai pelaksana kedaulatan rakyat. DPR, selaku wakil rakyat, sejatinya ialah pelaksana sebagian kewenangan yang diberikan oleh rakyat. Dengan kata lain, sejak Republik ini berdiri, sudah nyata pengakuan bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat.
Namun, selama ini seruan masyarakat dari berbagai kalangan masih dianggap angin lalu. Publik di Republik ini kerap dihadirkan sebatas seremonial simbolis. Sebagian besar anggota dewan dan pejabat kerap abai dan seakan menjadi kaum elite yang memandang remeh kaum alit.
Rakyat berharap para pengemban amanat itu tak sekadar berucap maaf, lalu mengulang tabiat lama ketika situasi sudah tenang. Yang dibutuhkan ialah pertobatan total kembali ke jalan yang benar. Wakil rakyat dan pejabat, serta para elite di sekeliling mereka, harus memiliki perilaku yang bisa menjadi anutan. Setiap keluh kesah dan kritik publik tidak boleh hanya didengar dan ditampung, tapi menguap begitu saja.
Tunjukkan bahwa sebagai elite dan pengemban mandat rakyat, apa yang jadi kritik dan keluh kesah rakyat mesti direspons cepat. Umumkan kepada publik secara berkala, kritik dan keluhan apa saja dari rakyat yang sudah ditindaklanjuti, dituntaskan, atau masih dalam proses menemukan jalan keluar.
Terbukalah kepada rakyat. Jangan menutup diri, yang ditunjukkan dengan menutup rapat pagar-pagar dan pintu-pintu gedung wakil rakyat dan kantor-kantor pemerintahan dari kehadiran rakyat. Simbol-simbol yang selama ini menjauhkan para elite dari rakyat mesti dihilangkan.
Jangan meremehkan sekecil apa pun suara rakyat. Itu disebabkan bila yang kecil-kecil diremehkan, saat dibiarkan menggunung lama-lama menjadi bisul yang bisa pecah kapan pun. Jika itu yang terjadi, tenunan persatuan bakal terkoyak, jahitan Merah Putih bisa sobek, dan ketidakpercayaan merajalela.
Karena itu, buka pintu gerbang gedung dan kantor bagi rakyat. Buka telinga untuk suara rakyat. Jangan jadikan pesan rakyat sekadar angin lalu. Jangan terus-menerus memproduksi penyangkalan dan pembelaan diri tanpa argumentasi yang masuk akal dan memadai.
Bila seruan kembali ke jati diri bahwa jabatan dan kursi itu amanat rakyat yang mesti dilakukan sebenar-benarnya serta setulus-tulusnya, pelan, tapi pasti kepercayaan itu bisa diraih kembali. Terlalu mahal harganya bagi bangsa ini bila parade seruan itu sekadar berhenti sebagai seruan, tanpa pernah berjumpa dengan kenyataan. Setop mengulang kebebalan seperti itu.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved